oleh

Nelayan Hilang Saat Melaut di Pantai Sojol Donggala

KANIT Binmas Polsek Sojol, Ipda Saparuddin saat di lokasi kejadian hilangnya nelayan saat melaut di Pantai Desa Bou, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. FOTO: POLSEK SOJOL

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Nelayan dikabarkan hilang saat melaut di Pantai Desa Bou, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Kapolsek Sojol melalui Kanit Binmas, Ipda Saparuddin, Senin (3/5/2021) mengatakan, pada Ahad (2/5/2021) pukul 23.00 Wita dirinya menerima informasi melalui telepon dari warga bernama Arfan bahwa ada salah satu nelayan asal Dusun V Desa Bou yang hilang pada saat memancing di pesisir Pantai Desa Bou.

“Korbannya bernama Salihin (46),” katanya.

Atas informasi itu, pada Ahad malam pukul 23.45 Wita aparat Polsek Sojol dipimpin Kanit Binmas tiba di rumah korban dan langsung menemui istrinya untuk dimintai keterangan.

Menurut informasi dari istri korban, Salihin berangkat sendiri memancing pada Ahad (2/5/2021) pukul 14.00 Wita.

Selanjutnya pada pukul 18.30 Wita keluarga korban mendapat informasi dari warga bahwa suaminya diduga tenggelam karena ditemukan perahu yang bersangkutan di tengah laut terombang-ambing ombak.

Sementara dari saksi lain bernama Ilman (35) menyatakan, sekira pukul 17.00 dirinya bertemu korban pada saat memancing dan sempat menegurnya agar singgah dulu berteduh di perahunya.

Karena kata dia, pada saat itu turun hujan disertai petir berhubung korban menggunakan perahu tidak bertenda, sedangkan saksi Ilman menggunakan perahu bertenda.

Akan tetapi kata saksi, korban menolak dan memutuskan untuk melanjutkan untuk memancing. Sekira pukul 17.45 wita saksi Ilman melihat perahu korban tanpa ada korban, sehingga dia memastikan untuk mengecek dari jarak dekat.

Setelah melihat korban sudah tidak ada di perahu, saksi Ilman langsung naik ke darat untuk meminta pertolongan ke warga Desa Bou.

Pada saat dilakukan pengecekan perahu oleh Kanit Binmas bersama personelnya tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan.

Namun dayung dan tempat duduk milik korban di perahu sudah tidak ada pada saat saksi menemukannya di laut.

“Sampai dengan pukul 15.00 Wita, korban belum ditemukan,” kata Saparuddin sembari menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas Palu untuk membantu proses pencarian dan pertolongan terhadap korban. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 72 times, 1 visits today)

News Feed