oleh

Gubernur Longki Lantik Bupati/Wabup Touna dan Morut, Ini Pesannya…

GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola secara resmi melantik dan mengambil sumpah Bupati dan Wakil Bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay-Ilham serta Bupati-Wakil Bupati Morowali Utara Delis Julkarron Hehi Mars-Djira K di Gedung Pogombo Palu, Jumat (30/4/2021). FOTO: BIRO ADPIM

SultengTerkini.Com, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola secara resmi melantik dan mengambil sumpah Bupati dan Wakil Bupati (wabup) Tojo Unauna (Touna) Mohammad Lahay-Ilham serta Bupati-Wakil Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarron Hehi Mars-Djira K di Gedung Pogombo Palu, Jumat (30/4/2021).

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.72-1097 Tahun 2021 tentang perubahan ketiga atas pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 di kabupaten dan kota pada Provinsi Sulawesi Tengah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati Wakil Bupati Touna dan Morut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pemasangan tanda jabatan oleh Gubernur Longki Djanggola.

Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan pelantikan Ketua TP PKK dan Dekranasda Touna Femmy Luther Lahay, dan Morut Febriyanthi DJ Hehi masa bakti 2021-2024 dan penyematan pin oleh Ketua TP PKK dan Dekranasda Sulteng Zalzulmida A Djanggola.

Gubernur Longki Djanggola mengawali sambutannya menyampaikan selamat kepada pasangan Bupati-Wakil Bupati Morut dan Touna, serta menitipkan beberapa hal yakni pertama agar menjaga integritas untuk menahan diri dari godaan yang dapat membuat seseorang menyimpang dari aturan.

Kedua, melayani masyarakat sepenuh hati dan senantiasa mendekati masyarakat karena berbagai masalah akan nampak dan terasa kalau pemimpin lebih sering bersama rakyatnya.

Ketiga, kekompakan antara bupati dan wakil bupati dijaga mulai hari pelantikan hingga akhir masa jabatan.

“Bupati dan wakilnya harus sering berdiskusi, merundingkan dan menetapkan pembagian peran pembangunan yang akan dijalankan dan yang keempat, pemerintah kabupaten agar senantiasa menjalin koordinasi dengan provinsi karena bagaimanapun juga pemerintah provinsi adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah,” tuturnya.

Dia mengatakan, karena tugas pemerintah provinsi adalah untuk memastikan kelancaran roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan di 13 kabupaten/kota, termasuk dalam pengendalian dan pengentasan pandemi Covid-19, maka dirinya meminta Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una dan Morowali Utara tidak lengah dan tidak melonggarkan sedikitpun pengawasan protokol kesehatan 5 M dan 3T agar kondisi kurva Covid-19 yang terus melandai di Sulteng dapat dipertahankan.

Begitu juga dengan kesinambungan program vaksinasi kata dia, agar dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan kepada sasaran penerimanya, sehingga kesehatan masyarakat terlindungi dan ekonomi pulih kembali.

Hadir pada kesempatan itu, wagub, mewakili unsur forum komunikasi pimpinan daerah provinsi dan pejabat terkait lainnya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 22 times, 1 visits today)

News Feed