oleh

Kejari Poso Terima Limpahan Empat Kasus Korupsi Dana Alkes 2013

SUASANA jumpa pers terkait dugaan korupsi Dana Alkes tahun anggaran 2013 di Kejaksaan Negeri Poso, Selasa (27/4/2021). FOTO: FAIS/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, POSO– Beberapa bulan lalu, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso sukses melakukan eksekusi terhadap dua terpidana korupsi Dana Alat Kesehatan (Alkes) tahun anggaran 2013. Namun demikian, kini pihak Kejari Poso mendapat limpahan empat perkara dugaan korupsi dana Alkes tahun 2013 dari pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah.

“Sekarang ini ada empat perkara dugaan korupsi dana alkes yang merupakan limpahan dari pihak Kejati Sulteng untuk ditindaklanjuti pihak Kejari Poso,” ujar Kepala Kejari Poso, LB Hamka kepada sejumlah jurnalis di kantornya, Selasa (27/4/2021).

Atas limpahan dari pihak Kejati Sulteng tersebut kata dia, pihak Kejari Poso telah menerbitkan surat perintah penyidikan yang baru sebagai bentuk respon atas terkait limpahan empat kasus berupa surat perintah masing-masing dengan Nomor: 02/P:/13:/LP;/04/2021 tertanggal 15 April 2021 atas nama tersangka berinisial AA dalam kasus korupsi pengadaan alkes Dinas Kesehatan Poso tahun 2013.

Kedua, surat penyidikan Nomor:03/P;./13:/.LP;/04/2021 tertanggal 15 April 2021 dengan tersangka berinisial DM terkait dugaan korupsi pekerjaan proyek peralatan kedokteran, kesehatan dan KB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso tahun anggaran 2013.

Selanjutnya perkara ketiga dengan surat penyidikan nomor :04/p:./13LP:/04/2021 tertanggal 15 April 2021 atas nama tersangka LAO terkait dugaan korupsi pada pekerjaan proyek peralatan kedokteran, kesehatan dan KB, di RSUD Poso tahun anggaran 2013.

Terakhir surat penyidikan Nomor: 05/p:./13LP:/04/2021 tertanggal 15 April 2021, atas nama tersangka berinisial ST, terkait dugaan korupsi pada pekerjaan proyek peralatan kedokteran, kesehatan dan KB, pada RSUD Poso tahun anggaran 2013.

Selanjutnya dalam waktu dekat kata LB Hamka, pihaknya segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan lanjutan.

“Untuk saksi-saksi sudah banyak. Kami tinggal menambahkan yang kurang dan selanjutnya akan melakukan pemberkasan,” ujarnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga telah menerbitkan surat penyidikan terkait kasus dugaan korupsi yang murni penyelidikan dan penyidikan dari Kejari  Poso terkait dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan dan pemalsuan dokumen pada Kesramas Pemerintah Kabupaten Poso tahun anggaran 2020. FAI

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 16 times, 1 visits today)

News Feed