oleh

Warga Nokilalaki Sigi Ditemukan Tewas Gantung Diri

JENAZAH warga Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah saat di rumah duka setelah ditemukan tewas gantung diri pada Senin (26/4/2021) sekira pukul 06.00 Wita. FOTO: POLRES SIGI

SultengTerkini.Com, SIGI– Warga Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah ditemukan tewas gantung diri pada Senin (26/4/2021) sekira pukul 06.00 Wita.

“Korban berjenis kelamin laki-laki berinisial RN (24),” kata Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama melalui Kasubbag Humas, Iptu Ferry Triyanto, Selasa (27/4/2021).

Dia mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh Merlina, warga Desa Kamarora A di halaman rumah miliknya dalam posisi tergantung dengan kain sarung di atas pohon mangga.

Setelah mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kamarora langsung menghubungi Polsek Palolo untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, personel Polsek Palolo yang dipimpin Wakapolsek, Iptu Jhony Mentu langsung melakukan olah TKP dan menurunkan mayat dari atas pohon dibantu oleh masyarakat.

Menurut keterangan saksi Merlina, sekira pukul 06.00 Wita dia keluar dari rumahnya yang bertetangga dengan maksud untuk membersihkan halaman rumahnya.

Kemudian saksi melihat ada orang yang tergantung di pohon mangga di halaman rumah korban.

Saksi pun segera menyampaikan hal tersebut ke orang tua korban dan direspon melaporkan kepada pihak kepolisian.

Dia menuturkan, berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Kesehatan Sigi menerangkan, korban diduga meninggal karena gantung diri setelah terdapat ciri-ciri mengeluarkan sperma dan kotoran pada duburnya serta tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan.

“Setelah kami konfirmasi kepada pihak keluarga korban untuk dilakukan autopsi sebagai dasar dilakukan penyidikan penyelidikan, keluarganya menolak, karena keluarga sangat yakin bahwa korban meninggal akibat gantung diri dan tidak ada unsur pidana lainnya berdasarkan fakta tim medis dan tidak ada tindakan kekerasan,” tuturnya. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 32 times, 1 visits today)

News Feed