oleh

Terlibat Balapan Liar, Puluhan Sepeda Motor di Luwuk Diamankan Polisi

PULUHAN sepeda motor diamankan polisi dari hasil penindakan aksi balapan liar di beberapa lokasi Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Ahad (25/4/2021). FOTO: POLRES BANGGAI

SultengTerkini.Com, BANGGAI– Puluhan sepeda motor diamankan polisi dari hasil penindakan aksi balapan liar di beberapa lokasi Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Selain itu pemilik sepeda motor diberikan sanksi tilang, Ahad (25/4/2021) sekira pukul 05.30 Wita.

Dari kegiatan yang dimpin Kabag Operasional Polres Banggai, AKP Laata yang melibatkan para kasat dan Kapolsek Luwuk, AKP Pino Ary itu dilakukan guna mencegah pelanggaran serta kecelakaan, khususnya di bulan suci Ramadan agar masyarakat merasa tenang dan nyaman.

“Kami mendapatan laporan dari masyarakat bahwa di kompleks perkantoran Bukit Halimun dan sepanjang Jalan Trans Sulawesi Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan sering terjadi aksi balapan liar,” sebut Kapolres Banggai, AKBP Satria Adrie Vibrianto.

Penindakan itu dilakukan lantaran ulah kelompok remaja yang cukup meresahkan warga dan pengguna jalan raya tersebut membuat aparat kepolisian harus turun tangan untuk membubarkan dan bertindak tegas.

“Total sepeda motor yang diamankan sebanyak 32 unit dan 24 unit diberikan sanksi tilang. Sisanya delapan unit belum diberikan sanksi karena pemiliknya melarikan diri saat razia,” ungkap Kapolres Satria.

Kapolres Satria menjelaskan, jajarannya aktif melakukan patroli dan menyambangi sekelompok remaja guna mengimbau agar tidak melakukan aksi balap liar demi terciptanya situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas.

“Selama bulan suci Ramadan ini kami harap masyarakat fokus ibadah, bukan malah merusaknya dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan mengancam keselamatan jiwa,” katanya.

Mantan Wakapolres Sidrap, Polda Sulawesi Selatan ini pun berharap para orang tua untuk lebih mengawasi, bahkan tidak mengizinkan anak-anaknya mengendarai kendaraan bermotor jika belum cukup umur dan memiliki SIM.

“Peran orang tua dalam keselamatan berlalu lintas juga sangat dibutuhkan, karena secara aturan yang berlaku, seseorang diperbolehkan mengendarai mobil atau sepeda motor apabila sudah berusia minimal 17 tahun atau sudah miliki SIM,” ujarnya. */CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 12 times, 1 visits today)

News Feed