oleh

2020, Pendapatan Daerah Sulteng Lampaui Target

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2020 pada rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (12/4/2021). FOTO: BIRO ADPIM

SultengTerkini.Com, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2020 pada rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (12/4/2021).

Gubernur Longki Djanggola mengatakan, penyampaian LKPj merupakan upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, bertanggung jawab, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif dan efesien sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik, maka dirinya wajib melaporkan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dia mengatakan, LKPj tahun anggaran 2020 ini merupakan progres report terhadap pelaksanaan tugas dan perkembangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Pemerintahan daerah Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya mewujudkan visi dan misi yang ditetapkan, tetapi rencana dan harapan tersebut tidak dapat kita capai secara sempurna akibat terjadinya musibah bencana alam gempabumi, likuefaksi dan tsunami 28 September 2018,” katanya.

Bencana itu kata dia, telah menimbulkan duka dan trauma mendalam di kalangan penyintas, jatuhnya korban jiwa dan kerugian materi yang tidak sedikit, rusaknya berbagai sarana infrastruktur, fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Total kerugian mencapai lebih dari 24 triliun 157 miliar 128 juta 876 ribu 846 rupiah dan jumlah korban meninggal mencapai 4.845 jiwa.

Bahkan ditambah lagi dengan kerusakan rumah masyarakat sebanyak 110.214 unit. Terdiri dari rusak berat 27,662 unit; rusak sedang 28.899 unit; dan rusak ringan 47.149 unit.

“Selanjutnya pada masa pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana alam 28 September 2018, kita juga ikut mengalami dampak bencana nonalam yaitu pandemi virus Covid-19,” katanya.

Pandemi ini kata dia, juga turut memberikan dampak masif dengan tertundanya beberapa target pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah karena program sudah disepakati harus ditinjau ulang akibat kebijakan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

Meski begitu kata gubernur, mesti tetap bersyukur dan mengapresiasi kinerja pembangunan yang berhasil dicapai pada tahun anggaran 2020.

Karena berdasarkan data rilis Badan Pusat Statistik pada triwulan III tahun 2020, ekonomi Sulawesi Tengah dapat tumbuh positif sebesar 2,82 %.

Walaupun angka ini lebih kecil daripada capaian triwulan III tahun 2019 yang menyentuh angka 6,15 %, akan tetapi capaian ini harus tetap disyukuri sebab pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat Sulteng telah berjuang sekuat tenaga supaya dapat bangkit dari keterpurukan.

Dia mengatakan, pada tahun anggaran 2020 pendapatan daerah Sulteng ditargetkan sebesar 4 triliun 106 miliar 116 juta 585 ribu 244,95 rupiah dan pada akhir Desember 2020 dapat terealisasi melampaui target yaitu sebesar 4 triliun 193 miliar 430 juta 257 ribu 130,07 rupiah atau 102,13 %.

Pendapatan asli daerah terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, dan ditargetkan untuk tahun anggaran 2020 sebesar 1 triliun 054 miliar 606 juta 448 ribu 582,08 rupiah dapat terealisasi melebihi dari target yang ditetapkan yaitu sebesar 1 triliun 122 miliar 773 juta 786 ribu 838,07 rupiah atau sebesar 106,46%.

Selanjutnya dana perimbangan yang merupakan transfer pemerintah pusat dari target 3 triliun 6 miliar 594 juta 138 ribu 193,87 rupiah dapat terealisasi sebesar 3 triliun 30 miliar 626 juta 794 ribu 224 rupiah atau sebesar 100,80%. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 3 times, 1 visits today)

News Feed