oleh

27 Perusahaan di Sulteng Dapat Penghargaan Proper, Berikut Daftarnya

PERWAKILAN dari JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi dan PT Pertamina EP Asset 4-Field Donggi Matindok menerima penghargaan. FOTO: BIRO ADPIM

SultengTerkini.Com, PALU– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Lingkungan Hidup menyerahkan penghargaan penganugerahan sertifikat ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) periode 2019-2020 kepada 27 perusahaan.

27 perusahaan itu meliputi 18 perusahaan sektor pertambangan, energi dan migas serta sembilan perusahaan sektor agroindustri.

Gubernur Sulteng diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov), Mulyono mengapresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang turut serta dalam upaya perbaikan ekosistem lingkungan Indonesia, khususnya di Sulteng.

Menurutnya, ketaatan ini harus dijaga karena jika terjadi pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat operasi industri yang tidak ramah lingkungan, maka pada hakikatnya sama dengan merampas atau mengabaikan hak orang lain.

“Sesungguhnya udara, air tanah dan energi, tempat perusahaan saudara berpijak dan beroperasi itu semua dalam pinjaman dari anak-cucu kita sendiri serta juga pinjaman dari tanah air,” ujarnya di sebuah hotel Jalan Mohammad Hatta, Kota Palu, Kamis (8/4/2021).

Dia pun mengingatkan perusahaan yang mendapat kategori merah (belum taat) untuk segera memperbaiki pengelolaan lingkungan agar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, M Sadly Lesnusa menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi terhadap 27 perusahaan di Sulteng, maka ditetapkan peringkat kinerja perusahaan pada Proper periode 2019-2020 sebagai berikut: peringkat emas satu perusahaan, peringkat hijau satu perusahaan, peringkat biru 18 perusahaan, dan peringkat merah tujuh perusahaan.

Berdasarkan pendapatnya, hasil evaluasi Proper dari tahun ke tahun telah menunjukkan hasil yang positif, sesuai unsur penilaian mencakup sistem manajemen lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam, pemberdayaan masyarakat dan penyusunan dokumen.

Mulai periode 2015-2016 hingga periode 2019-2020 tidak ada lagi perusahaan yang hasil evaluasi proper finalnya memperoleh peringkat hitam.

“Semoga kedepannya lebih banyak lagi perusahaan di Provinsi Sulawesi Tengah yang juga terima penghargaan ini,” tuturnya berharap.

Berikut daftar perusahaan yang menerima penghargaan Proper yakni JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi, PT Pertamina EP Asset 4-Field Donggi Matindok, PT Donggi Senoro LNG, PT Panca Amara Utama.

Selanjutnya PT Bintang Delapan Mineral, PT Heng Jaya Mineralindo, PT Agro Nusa Abadi, PT Hardaya Inti Planstation, PT Pertamina (Persero)-Mor VII DPPU Mutiara, PT Pertamina (Persero)-Mor VII TBBM Luwuk, PT Pertamina (Persero)-Mor VII TBBM Poso.

Kemudian PT Pertamina (Persero)-Mor VII TBBM Tolitoli, PT PLN (Persero)-Area Palu PLTD Silae, PT PLN (Persero)-Area Tolitoli PLTD Nopi, PT Lestari Tani Teladan, PT Multi Nabati Sulawesi, PT Sawit Jaya Abadi 2.

Berikutnya PT Timurjaya Indomakmur, PT Tamaco Graha Krida, PT Kurnia Luwuk Sejati, PT Itamatra Nusantara, PT Guang Ching Nickel And Stainless Steel Industri, PT Mulia Pacific Resources, PT Cor Indonesia, PT Sulawesi Mining Investment, PT Sinergi Perkebunan Nusantara, dan PT Teknik Alum Service. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 58 times, 1 visits today)

News Feed