oleh

Pj Sekprov Sulteng: Sistem Merit Solusi Masalah Kepegawaian

PENJABAT Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Mulyono membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Asistensi Penilaian Mandiri Sistem Merit se Sulteng di Pogombo, Rabu (7/4/2021). FOTO: BIRO ADPIM

SultengTerkini.Com, PALU– Penerapan manajemen aparatur sipil negara (ASN) berbasis merit sistem diharap menjadi solusi atas berbagai akar masalah kepegawaian.

Diantara manfaatnya ialah untuk mewujudkan sistem pembinaan karir berkelanjutan sejak seseorang resmi diangkat menjadi aparatur negara hingga pensiun.

Demikian penyampaian Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi Mulyono, pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Asistensi Penilaian Mandiri Sistem Merit se Sulteng di Pogombo, Rabu (7/4/2021).

Kegiatan diikuti oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulteng, Asri beserta pejabat bidang kepegawaian di lingkungan provinsi dan kabupaten/kota se Sulteng.

Dengan narasumber dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar.

“Dampaknya (sistem merit) diharapkan aparatur negara dapat lebih fokus dan semakin produktif dalam berkarya tanpa perlu merasa bimbang, gusar dan galau memikirkan masa depan karirnya,” Mulyono.

Dia menuturkan, kini telah tersedia aplikasi yang memuat lengkap informasi-informasi seputar sistem merit guna mempercepat implementasinya.

“Semoga kinerja manajemen ASN yang berbasis sistem merit di Provinsi Sulawesi Tengah dapat bekerja sebagaimana mestinya dengan memberikan kepastian dan manfaat kepada user,” katanya.

Sementara itu, Mustari Irawan selaku Komisioner KASN berharap aplikasi SIPINTER yang dimaksud untuk mendukung penilaian mandiri terhadap sistem merit dapat diterima di Sulteng.

“Mari sama-sama membangun kolaborasi untuk menjalankan sistem merit di Sulawesi Tengah,” tuturnya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 3 times, 1 visits today)

News Feed