oleh

479 Santri TKA/TPA se Tolitoli Diwisuda

SEBANYAK 479 orang santri-santriwati Taman Pendidikan Al Quran dan Taqlimul Quran Lil Aulad dari 40 TPQ se Kabupaten Tolitoli tahun 2021 mengikuti proses wisuda, Selasa (6/4/2021). FOTO: BIRO ADPIM

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Sebanyak 479 orang santri-santriwati Taman Pendidikan Al Quran dan Taqlimul Quran Lil Aulad (TKA/TPA) yang berasal dari 40 TPQ se Kabupaten Tolitoli tahun 2021 mengikuti proses wisuda mengusung tema “Membentuk Generasi Rabbani Berakhlak Qurani Mewujudkan Tolitoli Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong dan Berintegrasi”.

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Wakil Gubernur (wagub) Rusli Dg Palabbi dalam sambutannya memberikan apresiasi dan selamat kepada para wisudawan santri-santriwati TKA/TPA se Tolitoli yang diinisasi oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat.

Menurut wagub, kegiatan wisuda merupakan tanda usainya anak-anak selaku generasi bangsa yang telah mempelajari, membaca, mengamalkan dan menghayati isi kandungan Al Quran karena kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam membina dan menanamkan semangat keagamaan dan nilai-nilai Al Quran di dalam jiwa anak-anak sejak usia dini agar dapat berkembang dan selalu mewarnai gerak gerik kehidupannya di hari mendatang yang penuh dengan nilai suka cita serta kesan sangat mendalam dalam pertumbuhan usia mereka kedepan.

Wagub mengatakan, Al Quran adalah wahyu Ilahi yang menjadi sumber ilmu pengetahuan yang sarat dengan berbagai motivasi dalam membina manusia agar memiliki kreativitas yang beragam.

Untuk itu diharapkan para santri tidak hanya sekadar memahami membaca Al Quran, tetapi juga harus dapat memahami dan menjalankan ajaran yang terkandung dalam ayat suci Al Quran tersebut.

Dia menuturkan, Al Quran adalah kitab suci agama Islam. Oleh karena itu Al Quran merupakan simbol atas keberhasilan pesantren santriwati dalam menyelesaikan proses belajar Al Quran di tingkat TK TPA mulai dari mengenal huruf, membaca dan menulis huruf hijaiyah dengan baik dan benar, sehingga dinyatakan lulus dalam ujian.

“Saya berharap pembinaan dan bimbingan tidak boleh putus, harus terus dilakukan baik oleh pendidik maupun orang tua agar anak kita lebih lancar membaca Al Quran maupun menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al Quran supaya dalam diri anak-anak kita tertanam semangat keagamaan dan nilai-nilai dalam jiwanya, sehingga memberi manfaat yang selalu mewarnai nilai cita-cita menjadi generasi harapan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli, Amran H Yahya dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada wagub di wilayahnya, beserta seluruh rombongan.

“Secara pribadi kami merasa bangga melihat para santri yang akan diwisuda, ini merupakan upaya Ketua Umum DPD BKPRMI, bersama seluruh organisasi Islam yang ada di Kabupaten Tolitoli. Kami juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia pelaksana, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana meskipun kita masih harus terus waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah  penularan Covid-19,” ujarnya.

Dirinya berharap kepada pengelola agar mampu mencetak generasi muda Islam untuk memahami isi kandungan Al Quran dan kepada pengurus serta anggota DPD untuk terus termotivasi dalam meningkatkan sumber daya manusia berkualitas, maju dan berdaya saing serta membangun masyarakat lokal yang bermuara pada tercapainya cita-cita bersama yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Tolitoli yang sejahtera, mandiri melalui pemerintahan yang amanah. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 2 times, 1 visits today)

News Feed