oleh

Wagub Sulteng Sebut Angka Kunjungan Wisatawan Menurun di Masa Pandemi

WAKIL Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusli Dg Palabbi membuka Rapat Koordinasi Teknis Pariwisata tingkat kabupaten/kota tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Sulteng, Senin (29/3/2021) sore. FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, MORUT– Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusli Dg Palabbi membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pariwisata tingkat kabupaten/kota tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Sulteng, Senin (29/3/2021) sore.

Kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara (Morut) itu ditandai dengan pemukulan gong pembukaan oleh Wagub Rusli didampingi Pelaksana Harian Bupati Morut, Kadis Pariwisata Sulteng serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah setempat.

Wagub mengatakan, pandemi Covid-19 tidak dapat dipungkiri telah membawa pengaruh signifikan pada perekonomian Indonesia termasuk lesunya angka kunjungan wisatawan di sektor pariwisata.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Januari-Mei 2020 tercatat perjalanan wisatawan mancanegara turun 53,36 persen dibanding periode yang sama pada 2019.

Sementara Bank Indonesia mengeluarkan data bahwa penurunan wisatawan berdampak pada turunnya devisa hingga 97 persen.

Perolehan devisa dari industri pariwisata memberikan dampak ekonomi yang besar. Sebab industri pariwisata menggandeng beragam bisnis, mulai dari transportasi, resort, hotel, restoran, hingga UMKM, khususnya Sulawesi Tengah PDRB sektor pariwisata mengalami penurunan sebesar 1,8 persen di tahun 2020.

Hal ini kata dia, tentu saja sangat memprihatinkan, mengingat minat wisatawan untuk datang ke Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah cukup tinggi dan pada akhirnya harus tertunda dalam kurun waktu yang cukup lama.

Permasalahan ini akhirnya mendorong pemerintahan Indonesia, khususnya sektor pariwisata untuk menerapkan kebijakan baru terkait pencegahan penyebaran virus Covid-19, sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sesuai dengan tema rapat kali ini, yaitu “penerapan chse bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif serta pengembangan pariwisata melalui promosi digital untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Sulawesi Tengah”.

Untuk itu Wagub berharap Sulawesi Tengah harus mempersiapkan strategi khusus dalam promosi pariwisata di era new normal.

Pariwisata dan ekonomi kreatif Sulawesi Tengah diharapkan membuat sebuah inovasi dalam mengantisipasi terjadinya perubahan trend agar bisa survive di masa pandemi saat ini, sehingga kunjungan wisatawan meningkat, yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar objek wisata.

Untuk itu perlu adanya sinergitas, transformasi, inovasi, kreativitas dan entrepreneurship juga peran aktif dari pembina dan pengelola kepariwisataan yaitu Dinas Pariwisata provinsi dan kabupaten/kota serta pelaku kepariwisataan lainnya di Sulteng untuk memulihkan dan menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 4 times, 1 visits today)

News Feed