oleh

Sulteng akan Lakukan Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan Calon ASN

RAKORNAS penyederhanaan birokrasi dan pengadaan calon ASN resmi dibuka virtual oleh Wapres KH Ma’ruf Amin dan diikuti oleh Penjabat Sekretaris Provinsi, Mulyono serta pejabat terkait, Kamis (4/3/2021). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Pihak Pemerintah Provinsi (Pmprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) siap melaksanakan hasil-hasil Rakornas Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan Calon ASN yang resmi dibuka virtual oleh Wapres KH Ma’ruf Amin, Kamis (4/3/2021).

Kegiatan diikuti oleh Penjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov), Mulyono dan pejabat terkait yang membidangi organisasi dan kepegawaian daerah.

Pada sesi pembukaan, wapres mengatakan, proses penyederhanaan birokrasi di tingkat pemerintah daerah belum berjalan optimal.

Padahal penyederhanaan tersebut memiliki keterkaitan dengan visi Indonesia Maju 2045.

Penyederhanaan birokrasi lanjut wapres tidak boleh sampai merugikan karir dan kesejahteraan ASN.

“Oleh karena itu, saya minta bagi (pemda) yang belum agar segera menuntaskan penyederhanaan sesuai arahan Presiden,”  harapnya ke pemda se Indonesia.

Sebelumnya, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo melaporkan, penyederhanaan birokrasi di seluruh instansi K/L dan pemda ditargetkan tuntas 30 Juni 2021.

Target itu jelasnya diperbarui dari rencana semula yaitu akhir Desember 2020 akibat dampak dari pandemi Covid-19 dan pilkada serentak 9 Desember 2020.

Saat ini ungkapnya proses penyederhanaan di instansi K/L sudah mencapai 90% atau lebih dari 38 ribu jabatan administrator (eselon 3 dan 4) berhasil dipangkas dan dikonversi ke jabatan fungsional.

Sedang untuk mempercepatnya di daerah, maka kementerian yang dipimpinnya akan meningkatkan koordinasi dengan Kemendagri membawahi seluruh pemda provinsi dan kabupaten/kota.

“Penyederhanaan birokrasi harus sampai ke jantung dan paru-paru secara menyeluruh,” ujar menteri menegaskan urgensinya.

Terkait pengadaan calon ASN 2021 yang terdiri dari PPPK dan PNS akan berdasarkan kebutuhan di lapangan, bukan lagi atas keinginan instansi K/L maupun pemda.

Guru dan tenaga kesehatan menjadi komposisi terbanyak dalam  pengadaan aparatur yang tahapannya dimulai akhir Maret 2021 nanti. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 18 times, 1 visits today)

News Feed