oleh

MK Tolak Permohonan Gugatan Pasangan Hidayat-Habsa Yanti

SIDANG sengketa hasil pilkada yang diajukan oleh pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020 nomor urut 3 Hidayat-Habsa Yanti Ponulele kembali digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (17/2/2021). FOTO: TANGKAPAN LAYAR

SultengTerkini.Com, PALU– Sidang sengketa hasil pilkada yang diajukan oleh pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020 nomor urut 3 Hidayat-Habsa Yanti Ponulele kembali digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (17/2/2021).

Sidang itu mengagendakan pembacaan putusan dan ketetapan MK Nomor 94/PHP.KOT-XIX/2021 dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020.

Dalam sidang tersebut, majelis hakim MK memutuskan dan menetapkan bahwa permohonan pemohon tidak dapat diterima.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid membenarkan hal itu.

Agussalim mengatakan, pihak MK menyatakan gugatan pasangan Hidayat-Habsa Yanti Ponulele tidak dapat diterima karena tidak memenuhi syarat selisih suara maksimal 1,5% sesuai ketentuan pasal 158 ayat (2) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Selanjutnya kata dia, KPU Kota Palu segera menetapkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu terpilih melalui rapat pleno terbuka paling lama lima hari setelah putusan dismissal atau ketetapan MK diterima oleh KPU.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 41 times, 1 visits today)

News Feed