oleh

Polres Sigi Tangkap Warga Palu Angkut Material Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi

Polres Sigi Tangkap Warga Palu Angkut Material Tambang Emas Ilegal di Dongi-Dongi. FOTO: POLRES SIGI

SultengTerkini.Com, SIGI– Aparat Polres Sigi di Sulawesi Tengah menangkap seorang warga Kota Palu lantaran kedapatan mengangkut material tambang emas ilegal di Desa Dongi-Dongi yang masuk kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

“Terduga pelaku berinisial AH, warga Jalan Veteran Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu,” kata Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama, Selasa (9/2/2021).

Pelaku ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal (satreskrim) Polres Sigi saat sedang mengangkut hasil penambangan ilegal dari dalam kawasan TNLL.

Kapolres menjelaskan, penangkapan AH bermula saat anggota Satreskrim Polres Sigi menerima informasi dari masyarakat pada Ahad (7/2/2021) bahwa ada sebuah mobil diduga membawa hasil pertambangan dari Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso.

Mendapat informasi itu, polisi segera bergerak ke lokasi dan akhirnya menangkap pelaku berinisial AH yang mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam.

“Setelah diperiksa, ditemukan 11,5 karung batu bercampur pasir diduga mengandung mineral emas yang berasal dari pertambangan ilegal,” ungkap Kapolres Yoga.

Dari keterangan AH, karung-karung batu bercampur pasir yang diduga mengandung mineral emas itu akan dibawa ke tempat pengolahan di Kelurahan Paboya, Kota Palu.

Dia mengatakan, pelaku AH mengangkut 11,5  karung batu bercampur pasir tanpa dilengkapi surat izin pengangkutan dari pihak yang berwenang.

“AH mendapatkan upah dari pengangkutan tersebut,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku AH dijerat pasal 90 ayat (1) juncto pasal 17 ayat (1) huruf c Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan, serta pasal 161 UU Nomor/ 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Kapolres Sigi mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk tidak terlibat dalam segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal, baik itu pengelola ataupun jasa pengangkutan.

“Karena semua jenis kegiatan tersebut merupakan pelanggaran hukum dan mempunyai konsekuensi yang harus diterima jika kedapatan melakukannya,” tegas orang pertama di Polres Sigi itu. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 104 times, 1 visits today)

News Feed