oleh

Oknum PNS Donggala Ditangkap Terlibat Judi Sabung Ayam di Sigi

KAPOLRES Sigi, AKBP Yoga Priyahutama saat konferensi pers mengenai kasus judi sabung ayam, di halaman mapolres setempat, Senin (8/2/2021). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, SIGI– Jajaran Polres Sigi terus memberantas judi sabung ayam di wilayah hukum kerjanya.

Terbaru, aparat Polres Sigi berhasil menggerebek arena judi sabung ayam dan menangkap lima pelakunya.

“Ada lima orang pelaku judi sabung ayam yang ditangkap oleh jajaran Polres Sigi,” ujar Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama saat konferensi pers di halaman mapolres setempat, Senin (8/2/2021).

Kapolres Yoga mengatakan, sebelumnya ada 13 pelaku yang diamankan dari kasus judi sabung ayam di Desa Kalukutinggu, Kecamatan Dolo Barat, belum lama ini.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, dari 13 orang itu, lima diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan satu orang diketahui adalah oknum pegawai negeri sipil.

Kelima pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka itu yakni berinisial TM (26) warga Desa Beka Kecamatan Marawola, RL (24) warga Desa Tulo Kecamatan Dolo, SN (58) warga Desa Kalukutinggu Kecamatan Dolo Barat.

Kemudian dua lainnya berinisial AB (57) warga Desa Pandede Kecamatan Marawola dan RS (35) warga Dusun 3 Pewunu Kecamatan Dolo Barat.

Selain lima orang yang ditangkap, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus itu diantaranya, ayam delapan ekor, uang tunai, kurungan ayam, tenda, tas ayam, dan jeriken.

“Kelima orang ini adalah penyedia lokasi dan pemain serta sudah ditetapkan sebagai tersangka berikut barang bukti untuk keperluan proses hukum selanjutnya. Satu diantara lima tersangka itu adalah seorang oknum aparatur sipil negara yang bertugas lingkup Pemkab Donggala,” kata orang pertama di Polres Sigi.

Atas perbuatannya, para tersangka ini dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun atau denda sebanyak Rp 25 juta.

Kapolres Sigi mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk tidak menjadikan adat sabung ayam menjadi judi.

“Judi bukanlah budaya adat Sigi dan bukan pula bagian dari kebudayaan di Indonesia. Intinya semua bentuk perjudian, entah itu judi online, judi sabung ayam dan kupon/togel, itu semua adalah tindak pidana yang akan saya tindak tegas tanpa pandang bulu. Terlebih sudah barang tentu tempatnya melanggar protokol kesehatan, tempat berkumpulnya orang banyak tanpa menggunakan masker,” tegas Kapolres Yoga Priyahutama. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 159 times, 1 visits today)

News Feed