oleh

Hindari Bayar Utang, Perempuan di Morowali Ini Mengaku Uangnya Dijambret

SEORANG ibu rumah tangga ini mengaku dijambret, ternyata untuk menghindari pembayaran utang. FOTO: POLSEK BAHODOPI

SultengTerkini.Com, MOROWALI– Ada saja ulah seorang ibu rumah tangga di Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah ini untuk menghindari desakan pembayaran utang.

Sebut saja NP (35), warga di Desa Pebatae, Kecamatan Bumi Raya itu datang ke Mapolsek Bahodopi, Polres Morowali pada Kamis (4/2/2021) pagi untuk melaporkan dugaan penjambretan.

Kapolsek Bahodopi, Iptu Zulfan kepada jurnalis, Jumat (5/2/2021) menjelaskan, ibu rumah tangga ini mengaku saat berkendara sepeda motor tidak jauh dari Gereja Toraja Desa Bahodopi, tiba-tiba tas miliknya berisi uang Rp 8 juta dirampas oleh pelaku dengan mengendarai sepeda motor, sehingga dirinya jatuh.

Saat ada warga yang melintas korban ditolong dan diantar ke Mapolsek Bahodopi untuk membuat laporan.

Kapolsek Zulfan mengatakan, sesuai prosedur polisi setelah interograsi, selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan dugaan terjadinya pencurian dengan kekerasan atau jambret.

Dari hasil olah TKP dan keterangan NP terdapat banyak kejanggalan, hingga akhirnya polisi pun memanggil Nurmala yaitu orang yang memberikan pinjaman uang kepada NP.

Dari keterangan Nurmala dan beberapa kejanggalan yang ditemukan polisi, akhirnya NP pun mengakui kalau laporan penjambretan yang disampaikan adalah tidak benar atau palsu untuk menghindari desakan pembayaran hutang yang sudah jatuh tempo.

“NP nekat membuat laporan palsu ke Mapolsek Bahodopi dengan mengaku sebagai korban penjambretan, karena desakan untuk segera membayar hutang sebesar Rp 8 juta kepada Nurmala yang dijanjikan akan dibayar dua minggu kemudian,” pungkas Kapolsek Bahodopi.

Atas kejadian laporan palsu tersebut, Kapolsek Bahodopi pun memberikan teguran dan nasehat kepada NP seraya meminta untuk membuat surat pernyataan dan meminta maaf dengan disaksikan suami NP yang turut dihadirkan.

Kapolsek juga menegaskan akan memproses sesuai prosedur apabila tindakannya diulangi. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 68 times, 1 visits today)

News Feed