oleh

Diduga Korupsi, Mantan Kades Tampiala Tolitoli Ditahan

WAKAPOLRES Tolitoli, Kompol Abdul Haris Saleh memperlihatkan barang bukti kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Tampiala, Kecamatan Dampal Selatan, Sabtu (23/1/2021). FOTO: POLRES TOLITOLI

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tolitoli mengungkap kasus korupsi dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk Desa Tampiala, Kecamatan Dampal Selatan tahun anggaran 2017 hingga 2019.

Wakapolres Tolitoli, Kompol Abdul Haris Saleh mengatakan, tersangka dalam kasus itu adalah UMS alias U (56), mantan Kepala Desa (kades) Tampiala periode tahun 2013 sampai dengan 2019.

Dia mengatakan, ditetapkannya UMS dalam kasus korupsi DD dan ADD itu berdasarkan adanya Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/276/XI/2020/SPKT/Res Tolitoli, tanggal 9 November 2020 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/95/XI/2020/Reskrim, tanggal 9 November 2020.

“Berdasarkan hasil audit atas pengelolaan ADD dan DD tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 pada Desa Tampiala, terdapat adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar                      Rp 293.953.974,” ungkap Wakapolres Tolitoli kepada sejumlah jurnalis, Sabtu (23/1/2021).

Wakapolres Tolitoli menjelaskan, modus operandi dari tersangka yaitu mengambil dan menggunakan dana keuangan Desa Tampiala untuk kepentingan pribadi atau kepentingan selain yang telah ditetapkan dalam APBDes.

Dia mengatakan, dari dana yang diambil tersebut sebagian dibuatkan laporan pertanggungjawaban (LPj) fiktif dan sebagian lainnya memang sama sekali tidak dibuat LPj karena memang pekerjaan atau kegiatannya juga sama sekali tidak dikerjakan.

Menurutnya, sekalipun penanganan perkara dimulai pada tahun anggaran 2017 hingga 2019, tetapi sebenarnya permasalahan yang ditemukan lebih dominan pada keuangan desa tahun 2019.

Sementara untuk dua tahun anggaran sebelumnya masing-masing hanya pada satu item, yaitu untuk tahun anggaran 2017 hanya berkaitan dengan dana penyertaan modal pada BUMDes yang dikelola dalam bentuk simpan pinjam.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka antara lain APBDes Tampiala tahun anggaran 2019, LPj ADD triwulan I, II dan III Desa Tampiala tahun anggaran 2019, LPj DD tahap I dan tahap II Desa Tampiala tahun anggaran 2019, daftar kontrol APBDes belanja DD dan ADD Desa Tampiala tahun anggaran 2019.

Kemudian disita pula buku kas umum, buku kas pembantu pajak Desa Tampiala tahun anggaran 2019, laporan hasil perhitungan volume pekerjaan pembangunan Balai Desa Tampiala tahun 2019, APBDes Tampiala tahun anggaran 2018, LPj ADD triwulan IV Desa Tampiala tahun anggaran 2018, serta kwitansi pembelian sepeda motor tahun 2016 dan 2018.

Atas perbuatannya, tersangka UMS dikenakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 35 times, 1 visits today)

News Feed