oleh

Harga Minyak Bergairah Gara-gara Vaksin Covid

Foto: DW (News)

SultengTerkini.Com, JAKARTA– Harga minyak dunia kembali naik di atas US$ 50 per barel. Hal ini dipicu harapan peluncuran vaksin Corona (Covid-19) akan meningkatkan permintaan bahan bakar global.

Melansir Reuters, Senin (14/12/2020), harga minyak mentah berjangka Brent untuk Februari naik 60 sen atau 1,2% menjadi US$ 50,57 per barel pada 1200 GMT. Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk Januari naik 54 sen atau 1,2% menjadi US$ 47,11 per barel.

“Minyak mentah Brent didukung oleh aliran finansial dan fisik. Dolar menurun, kurva minyak mentah Brent mundur, dan vaksin sedang diluncurkan,” kata kepala analis komoditas SEB Bjarne Schieldrop.

“Kami pikir reli ini masih harus dilanjutkan,” sambungnya.

Harga minyak Brent dan WTI telah menguat selama enam minggu berturut-turut, merupakan kenaikan terpanjang sejak Juni.

Amerika Serikat memulai kampanye vaksinasi melawan COVID-19 sehingga memberi harapan bahwa pembatasan selama pandemi dapat segera berakhir dan meningkatkan permintaan di konsumen minyak terbesar dunia itu.

Di Negara Paman Sam, perusahaan energi minggu lalu menambahkan sebagian besar rig minyak dan gas alam dalam seminggu sejak Januari karena produsen terus kembali ke wellpad.

Sebagai informasi, harga minyak mulai bangkit berkat kehadiran vaksin Corona juga sudah diprediksi. Salah satunya oleh Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro

“Sementara kalau vaksin ini beres, orang terbang lagi, turun lagi ke jalan dan lain-lain dengan mobil secara full, demand balik lagi diperkirakan kuartal III-2021,” paparnya dalam teleconference, Selasa (8/12/2020).

Hilmi memperkirakan harga minyak berada di kisaran di U$ 50 hingga US$ 60 per barel pada tahun depan. Dia bilang, itu juga tergantung berapa realisasi harga minyak di akhir kuartal tahun ini.

“Hari ini saya tetap konservatif, mungkin antara US$ 50-60 tergantung berapa tinggi harga minyak di akhir kuartal ini. Kalau misalnya sekitar US$50-60 mungkin akan stabil,” ujarnya.

(sumber: detik.com)

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 13 times, 1 visits today)

News Feed