oleh

Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Suap, KPK Tahan Bupati Balut

Ilustrasi (iStockphoto/Motortion)

SultengTerkini.Com, JAKARTA– Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan petahana Bupati Banggai Laut (Balut) Wenny Bukamo sebagai tersangka kasus proyek infrastruktur jalan di wilayahnya.

Saat ini Wenny juga sudah resmi ditahan KPK dan untuk sementara dibantarkan diisolasi di Rutan Mapolres Banggai karena reaktif Covid-19.

Hal itu terungkap dalam jumpa pers KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta melalui facabook KPK pada Jumat (4/12/2020) malam sekira pukul 21.30 Wita.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango menjelaskan, dugaan kasus berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balut tahun anggaran 2020.

“Tanggal 3 Desember 2020 KPK menerima informasi dari masyarakat akan adanya dugaan terjadinya penerimaan uang oleh penyelenggara negara yang diberikan oleh AHO kepada WB yang ditransfer melalui rekening salah satu perusahaan milik HDO sejumlah Rp 200 juta yang diduga adalah sisa pemberian uang dari kesepakatan sebelumnya,” kata Nawawi Pomolango.

Nawawi Pomolango mengatakan, dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, KPK menemukan uang sebesar Rp 2 miliar yang dikemas dalam kardus.

Selain itu KPK juga menemukan buku tabungan, cek dan beberapa dokumen proyek.

Selain Wenny Bukamo, KPK juga menetapkan RSG sebagai tersangka penerima suap dan HDO, DK dan AHO sebagai pemberi suap. NUR

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 53 times, 1 visits today)

News Feed