oleh

Jelang Pilkada Serentak, Bawaslu Sulteng Temukan 125 Pelanggaran

Jamrin

SultengTerkini.Com, PALU– Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tengah (Sulteng) menemukan sebanyak 125 pelanggaran selama tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020.

“Dari temuan Bawaslu itu ada 125 pelanggaran. Untuk pelanggaran yang dilaporkan masyarakat itu sampai hari ini sangat kecil hanya sekitar tujuh kasus,” kata Ketua Bawaslu Sulteng, Jamrin, Sabtu (5/12/2020).

Dia mengatakan, dari 125 kasus tersebut didominasi pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Di pilkada serentak 2020, Sulteng masuk lima besar di Indonesia sebagai provinsi yang menangani pelanggaran terbanyak kasus netralitas ASN.

“Angka kita itu mencapai 60 kasus dari 13 kabupaten/kota. Dari 60 itu baru sekitar 50 persen mendapatkan rekomendasi dari KASN. Ada juga yang sudah ada putusan dari KASN, tetapi masih ada juga belum ditindaklanjuti oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) itu masih banyak,” ucapnya.

Dia menjelaskan, bentuk pelanggaran ASN seperti melakukan pendekatan terhadap partai tertentu untuk diusung sebagai calon kepala daerah. Mendukung salah satu pasangan calon dengan cara melibatkan diri dalam kampanye dan sejumlah pelanggaran lainnya.

“Pelanggaran lainnya itu ikut-ikutan memposting pasangan calon, itu yang banyak kami temukan. Ada juga ikut dalam kegiatan kampanye dan mengampanyekan pasangan calon,” ujarnya.

Jamrin berharap kepada pihak PPK kabupaten/kota agar secepatnya menindaklajuti rekomendasi KASN, sehingga ada kepastian hukum dalam proses penanganan pelanggaran ASN dalam pelaksanaan pilkada di Sulteng.

“Kami hanya sebatas merekomendasikan ke KASN. Keputusan itu ada pada KASN yang nantinya dieksekusi oleh PKK. Selain itu ada kepala desa yang melakukan tindakan pelanggaran. Di Sulteng ada dua yang putus di pengadilan. Satu di Sigi dan satu di Morowali Utara,” pungkasnya. NUR

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 42 times, 1 visits today)

News Feed