oleh

Amran H Yahya: Masuk Rumah Sakit, Periksa Dulu Uang Belakangan!

CALON Bupati Tolitoli Amran H Yahya didampingi istrinya Sriyanti Dg Parebba saat bersilaturahmi di Desa Tende, Kecamatan Galang, Selasa (24/11/2020) malam. FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Calon Bupati Tolitoli, Amran H Yahya akan meningkatkan layanan rumah sakit dengan mengedepankan kemanusiaan saat terpilih sebagai Bupati Tolitoli pada 9 Desember 2020.

Masyarakat yang membutuhkan pertolongan rumah sakit, akan diperiksa lebih dulu tanpa melihat kelengkapan administrasi atau keuangannya.

Amran H Yahya mengatakan, telah menjadi permasalahan di rumah sakit di Indonesia, bahwa ketika masyarakat hendak berobat, yang dikedepankan adalah administrasi.

Dengan begitu, masyarakat yang tidak melengkapi administrasinya atau tidak memiliki uang, tidak bisa memperoleh pelayanan rumah sakit.

Sebagai orang yang dekat dengan rakyat, Amran H Yahya berjanji membalikkan fenomena ini. Rumah sakit yang ada di Tolitoli tidak boleh seperti itu.

“Kalau ada yang masuk rumah sakit, harus dilayani dulu. Diperiksa dulu. Nanti setelah dia sembuh, baru kita minta surat-suratnya atau kita minta uangnya. Uang itu belakangan,” tegas Amran H Yahya disambut sorak ratusan pendukungnya saat bersilaturahmi di Desa Tende, Kecamatan Galang, Selasa (24/11/2020) malam.

Dia menambahkan, keterbatasan keuangan atau surat-surat administrasi kesehatan kerap menjadi kendala masyarakat dalam memperoleh jaminan kesehatan. Padahal, rumah sakit dibangun pemerintah untuk melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, tanpa melihat itu kaya atau miskin.

“Ada orang yang mau masuk rumah sakit, tapi karena dia tidak punya surat, disuruh bikin surat dulu baru dilayani. Akhirnya kasihan pasien tidak terlayani. Ini tidak boleh lagi terjadi,” tuturnya.

Ketika terpilih, Amran H Yahya akan meningkatkan keuangan rumah sakit.

“Nanti kita tingkatkan keuangannya, agar tetap bisa melayani orang yang tidak punya uang,” tegas Ketua DPC Partai Bulan Bintang Tolitoli.

Hal senada diungkap calon Wakil Bupati Tolitoli, Mohammad Besar Bantilan.

Menurut Esar-sapaan akrabnya-, pasangan Amran H Yahya-Mohammad Besar Bantilan (Amanah Besar) tidak berani menjanjikan kepada masyarakat untuk membiayai kuliah seluruh masyarakat Tolitoli.

Karena keterbatasan anggaran daerah, Amanah Besar akan memberikan beasiswa bagi masyarakat miskin dan berprestasi.

Di bidang kesehatan, Amanah Besar akan membiayai kuliah lanjutan untuk dokter spesialis yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

“Misalnya kita tidak punya dokter spesialis jantung. Nanti, siapa yang mau menjadi dokter spesialis jantung akan kita biayai. Semua kebutuhannya akan kita penuhi. Setelah selesai kuliah, dokter spesialis jantung ini akan mengabdikan dirinya untuk masyarakat Tolitoli,” jelas Esar.

Begitupula dengan puskesmas maupun puskesmas pembantu.

“Kebutuhan puskesmas baik dari segi sumber daya manusia maupun fasilitasnya akan kita optimalkan. Kami akan melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Bupati Tolitoli, Mohammad Saleh Bantilan,” tegasnya. GUS

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 182 times, 1 visits today)

News Feed