oleh

Jelang Pilkada, Silaturahmi Bupati Buol di Tolitoli Dipertanyakan

SILATURAHMI Bupati Buol, Amiruddin Rauf dengan warga Buol di Kabupaten Tolitoli pada Sabtu (21/11/2020) malam di Desa Lelean Nono, Kecamatan Baolan. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Silaturahmi Bupati Buol, Amiruddin Rauf dengan warga Buol di Kabupaten Tolitoli pada Sabtu (21/11/2020) malam di Desa Lelean Nono, Kecamatan Baolan dipertanyakan.

“Jangan sampai ajang silaturahmi itu dibungkus dengan agenda politik untuk memenangkan satu kandidat tertentu,” demikian penegasan Ketua Ikatan Keluarga Indonesia Buol (IKIB), Syafrudin Batalipu, Selasa (24/11/2020).

Dia menegaskan, kerukunan warga Buol di Tolitoli adalah organisasi sosial, bukan organisasi politik. Ketika organisasi ini diarahkan untuk agenda politik, maka dikhawatirkan anggota-anggota kerukunan yang tidak tahu apa-apa bisa menjadi korban.

“Sekarang ini tahun politik. Semua orang tahu bahwa ada perhelatan pilkada di Tolitoli dan ada orang Buol yang menjadi kandidat bupati. Jangan sampai kerukunan warga Buol ini dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan politik,” tegas Udeng-sapaan akrab Syafrudin Batalipu.

Dia khawatir, apabila orang yang diarahkan untuk dipilih tersebut kalah dalam kontestasi pilkada, maka warga Buol lainnya yang tidak tahu apa-apa bisa menjadi korban politik.

Udeng mengatakan, semua orang memiliki peran untuk masuk dalam kontestasi demokrasi di Kabupaten Tolitoli.

Namun, kunjungan silaturahmi Bupati Buol tersebut dianggap tidak tepat karena bisa menimbulkan konotasi miring.

“Secara emosional ini juga mengganggu stabilitas politik dan bisa menimbulkan konotasi miring,” ujarnya.

Udeng menilai, Bupati Buol Amiruddin Rauf harusnya tetap berada di Buol untuk mengurus berbagai persoalan masyarakat yang ada di kabupaten itu.

“Bupati Buol urus saja Buol. Disana ada permasalahan yang butuh perhatian bupati, jangan mengurus Tolitoli,” tegasnya.

Syafrudin Batalipu. FOTO; ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

Udeng mengatakan, masyarakat Buol yang ada di Kabupaten Tolitoli sudah paham dan tidak mudah tergiring isu-isu politik primordial.

Sementara itu, Bupati Buol, Amiruddin Rauf yang dikonfirmasi jurnalis media ini membenarkan kunjungannya ke Kabupaten Tolitoli.

Menurut dokter Rudi-saapan Amiruddin Rauf, silaturahmi tersebut adalah pemenuhan atas undangan warganya.

Terkait adanya informasi yang menyebut bahwa dokter Rudi menitipkan program-program tertentu kepada calon tertentu, dia membantahnya.

“Saya silaturahmi atas undangan warga saya, tidak ada hubungan dengan titip menitip,” singkat dokter Rudi melalui WhatsApp, Selasa (24/11/2020). GUS/MRZ

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 215 times, 1 visits today)

News Feed