oleh

Pembukaan Ruas Jalan di Kawasan Cagar Alam Morowali Disetujui

GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan ruas jalan di cagar alam Morowali atau kawasan konservasi dengan pihak BKSDA di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020).

SultengTerkini.Com, PALU– Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Hasmuni Hasmar akhirnya menyetujui pembangunan ruas jalan Batu Rube-Tambayoli yang yang menghubungkan ibukota Kabupaten Morowali Utara dan ibukota Kecamatan Bungku Utara yang melintasi kawasan konservasi di wilayah itu.

Persetujuan BKSDA tersebut diwujudkan dalam bentuk perjanjian kerja sama pembangunan ruas jalan di cagar alam Morowali atau kawasan konservasi antara Kepala BKSDA Hasmuni Hasmar dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola di kantor gubernur, Senin (16/11/2020).

Hasmuni menyampaikan terima kasih kepada gubernur, karena ruas jalan yang melintasi Cagar Alam Morowali tersebut telah dirintis puluhan tahun dan terkendala dengan perizinan pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan pada Konservasi Cagar Alam akhirnya pembangunan ruas jalan tersebut akan bisa terwujud.

“Ini bisa menjadi kenangan terindah yang ditinggalkan bapak gubernur, karena dampaknya sangat besar untuk masyarakat dan bisa mempercepat pembangunan di wilayah tersebut,” kata Hasmuni Hasmar.

Dia mengatakan, akses jalan tersebut sangat berguna dan bermanfaat kepada masyarakat sebab wilayah tersebut selama bertahun-tahun dilintasi masyarakat yang hanya mengandalkan transportasi laut tanpa alternatif jalur darat, sehingga membutuhkan waktu tempuh sampai delapan jam, inipun jika tidak terjadi musim ombak besar.

Jika terjadi musim ombak besar masyarakat terpaksa menunda perjalanan hingga berhari-hari dan hal ini memprihatinkan, sebab akses tranportasi darat tidak memungkinkan karena berada di Kawasan Cagar Alam Morowali.

Sementara itu, Gubernur Longki juga menyampaikan terima kasih bahwa ruas Baturube-Tambayoli sudah terbuka dan akan terbangun.

Dia berharap ruas jalan tersebut nantinya bisa dikelilingi pagar agar konservasi cagar alam Morowali bisa terjaga dan dan terlindungi dengan baik.

Sebelumnnya pembangunan tujuh ruas jalan juga telah ditandatangani melalui kesepakatan antara pemerintah provinsi bersama BKSDA Sulteng.

Tujuh ruas jalan yang ditandatangani tersebut antara lain meliputi ruas Malino Jaya-Sumara Jaya menghubungkan Kabupaten Tojo Unauna dan Morowali Utara dengan panjang 22,22 kilometer dan panjang jalan yang melintasi cagar alam Morowali sepanjang 2,87 kilometer.

Berikutnya ruas jalan Sumara Jaya-Lembah Sumara menghubungkan Kabupaten Tojo Unauna dan Morowali Utara dengan panjang jalan 9,05 kilometer dan panjang jalan yang melintasi cagar alam Morowali sepanjang 0,53 kilometer.

Selanjutnya ruas jalan Mepanga-Pasir Putih menghubungkan Kabupaten Parigi Moutong dan Tolitoli sepanjang 26,02 kilometer dan panjang jalan yang melintasi cagar alam Tinombala 7,60 kilometer.

Ruas lain yakni jalan Pasir Putih-Basi menghubungkan Kabupaten Parigi Moutong dan Tolitoli dengan panjang jalan 20,85 kilometer dan panjang jalan yang melintasi cagar alam Tinombala adalah 2,18 kilometer. CAL

Silakan komentar disini…
loading...
(Visited 21 times, 1 visits today)

News Feed