oleh

Debat Putaran Kedua, Imelda Liliana Muhidin-Arena JR Parampasi Tawarkan Program Smart City

DEBAT putaran kedua, Imelda Liliana Muhidin-Arena JR Parampasi tawarkan Program Smart City

SultengTerkini.Com, PALU– Melalui debat putaran kedua dengan mengusung tema menyelesaikan persoalan serta memajukan daerah, pasangan calon walikota dan wakil walikota Palu nomor urut 4, Imelda Liliana Muhidin-Arena JR Parampasi menawarkan program Smart City atau Kota Pintar berkelanjutan.

Program itu dijanjikan karena pembangunan Kota Palu tidak dapat sekaligus dilakukan, sebab dibutuhkan tahapan perencanaan yang detail, termasuk tujuan yang akan dicapai secara berkelanjutan melalui Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan mengacu pada RPJMN.

Menurutnya, tujuan dari seorang kepala daerah adalah bagaimana menyejahterakan masyarakatnya, dan hal tersebut belum terjadi di Kota Palu.

Hal ini mengacu pada beberapa kawasan seperti Uwentumbu yang berada di Kelurahan Kawatuna dan Salena di Kelurahan Buluri yang sampai saat ini masih minim tersentuh pembangunan.

“Perlu upaya terstruktur dalam meningkatan efisiensi kehidupan perkotaan menggunakan teknologi terkini dengan menghubungkan seluruh elemen perkotaan dengan mengimplementasi teknologi informasi terkini secara terstruktur seperti, pengembangan infrastruktur, sumber daya, pelayanan dasar, energi lingkungan dan ruang terbuka hijau, kecukupan air, pekerjaan yang layak,” papar Imelda Liliana saat menyampaikan visi misi dalam debat putaran kedua di sebuah hotel Jalan Basuki Rahmat, Rabu (11/11/2020) sore.

PASANGAN Imelda Liliana Muhidin-Arena JR Parampasi menunjukkan simbol nomor urut 4 usai tampil meyakinkan pada debat putaran kedua, Rabu (11/11/2020). FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

Janji tersebut bukanlah hal yang tidak mungkin dilakukan. Sebab jika terpilih, dirinya tidak hanya akan berpangku pada sektor pendapatan asli daerah (PAD). Banyak sektor pembiayaan yang dapat digunakan untuk merealisasikan janji-janji politik itu, salah satunya dengan mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat, sehingga kedepannya diperlukan sistem birokrasi yang kredibel.

“Memerlukan dukungan, elaborasi integrasi, dan koordinasi di seluruh sektoral. Melalui dana alokasi khusus (DAK), maka pembangunan secara merata di setiap kawasan dapat dilakukan. Dengan kebijakan dan pelayanan optimal, kami mendorong investasi,  sehingga kedepannya diperlukan sistem birokrasi yang kredibel,” imbuhnya.

Dirinya juga berjanji, semua pemaparan visi misi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan ketika dia terpilih menjadi walikota Palu.

“Kedepan kami akan bekerja secara adil, transparan, bertanggungjawab. Untuk menjadikan Kota Palu sejajar dengan kota-kota yang ada di Indonesia dan dicintai oleh seluruh masyarakatnya,” tegasnya. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 69 times, 1 visits today)

News Feed