oleh

Kepala BNPB Sebut Fasilitas Huntap Tondo Sudah Memadai tapi Masih Ada Beberapa Kendala

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Rusli Dg Palabbi mengunjungi lokasi hunian tetap Buddha Tzu Chi di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Selasa (10/11/2020).

SultengTerkini.Com, PALU– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo bersama rombongan didampingi Wakil Gubernur (wagub) Sulawesi Tengah Rusli Dg Palabbi mengunjungi lokasi hunian tetap (huntap) Buddha Tzu Chi di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Selasa (10/11/2020).

Rombongan kepala BNPB dan wagub diterima perwakilan Buddha Tzu Chi sekaligus menjelaskan progres pembangunan di Huntap Tondo.

Dalam keterangannya bangunan Perumahan Cinta Kasih Tondo terdiri dari 30 blok, dengan ruas areal huntap 45 hektare.

Setiap blok berkapasitas 44 unit sampai 78 unit rumah, total unit rumah 1.500 dengan fasilitas balai warga, sekolah, ruang terbuka hijau, dan tempat ibadah.

Setiap unit rumah memiliki luas 36 + m2/luas tanah 150 m2 yang terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu/ruang keluarga, satu dapur, satu kamar mandi, satu unit ranjang (tipe 160×200), satu unit ranjang susun, satu meja makan, empat kursi lipat dan tiga krei.

Menurut perwakilan Buddha Tzu Chi, verifikasi dan survei calon warga melalui beberapa tahapan yakni menerima data calon warga berdasarkan surat keputusan walikota, pengecekan dan penyusunan data oleh tim verifikasi, verifikasi dan wawancara calon warga, penyortiran data warga serta menetapkan data berdasarkan indikator prioritas.

Selanjutnya survei calon warga ke hunian sementara, meeting internal tim verifikasi, penyerahan data verifikasi Tzu Chi ke BPBD Kota Palu, asesmen data calon warga oleh BPBD dengan metode citra satelit dalam penentuan legalitas lahan dan yang terakhir penyerahan dan penetapan data calon warga pasca asesmen ke tim verifikasi.

Lebih lanjut, perwakilan Buddha Tzu Chi menjelaskan, skema rehabilitasi calon warga melalui beberapa tahapan yakni penyortiran data calon data warga berdasarkan prioritas asesmen, penandatanganan kesepakatan bersama antara warga, Tzu Chi dan BPBD, pengundian nomor unit blok rumah, pengecekan kelengkapan dokumen calon warga.

Berikutnya penetapan dan penyampaian data calon warga ke BPBD, penandatanganan berita acara serah terima, penyerahan kunci, relokasi warga ke perumahan cinta kasih Tzi Chi Tadulako  dan yang terakhir pendampingan dan pemberdayaan warga.

“Pada tahun 2020 telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian dan pengundian calon warga yakni tahap pertama tanggal 11-12 Januari 2020 sebanyak 550 KK (kepala keluarga) dan tahap II pada tanggal 14-15 Maret 2020 sebanyak 496 KK dan tahap III pada tanggal 23-24 Oktober sebanyak 321 KK,” jelas perwakilan Buddha Tzu Chi.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dalam keterangannya memberikan apresiasi kepada Buddha Tzu Chi yang telah membantu pemerintah membangunkan perumahan dan fasilitas bagi masyarakat yang terdampak bencana, terutama di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Demikian pula halnya dengan manajemen yang diatur sedetail mungkin, sehingga tidak terjadi kesalahan.

“Fasilitas dalam satu unit rumah itu sudah memadai yakni dua kamar tidur, satu ruang tamu/ruang keluarga, satu dapur dan satu kamar mandi ditambah lagi tanah kosong, sehingga dengan luas tanah 150 m persegi dapat menjadi rumah tumbuh,” jelas Kepala BNPB.

Dirinya mengakui masih ada beberapa kendala yang dihadapi yakni kondisi air belum sepenuhnya terdistribusi dengan baik, demikian pula dengan jaringan listrik, serta beberapa lokasi lahan masih dalam proses sengketa.

Akan tetapi pihaknya telah mencarikan solusi dari beberapa persoalan dimaksud.

Doni Monardo mengakui pemerintah pusat telah menggulirkan anggaran senilai Rp 1,9 triliun pada Oktober 2019 ke pemerintah kabupaten/kota sebagai dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan, sedang dan berat. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 66 times, 1 visits today)

News Feed