oleh

Imelda Liliana Dengar Keluhan Penyintas yang Beli Air Bersih di Huntara Panggona

CALON Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin (pakai baju kuning) menemui puluhan warga di hunian sementara Panggona, Kecamatan Mantikulore yang dibangun oleh Rumah Zakat untuk korban bencana. FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, PALU– Calon Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin menemui puluhan kepala keluarga di hunian sementara (huntara) Panggona, Kecamatan Mantikulore yang dibangun oleh Rumah Zakat untuk korban bencana.

Lagi-lagi, Imelda Liliana mendengar keluhan para penyintas yang tak mendapat perhatian dari pemerintah.

Dua keluh yang didengar Liliana yakni terkait penyediaan air bersih. Hampir dua pekan warga di Huntara Panggona harus membeli air bersih sebanyak 200 liter per dua hari dengan harga Rp 40 ribu.

“Yang menjadi permasalahan di Huntara Panggona adalah air bersih. Mereka harus beli, ya tidak jadi masalah kalau pegawai, yang jadi masalahnya disini mereka rata-rata adalah buruh bangunan, sementara pembangunan di pandemi Covid-19 ini lambat, sehingga pasti berpengaruh pada penghasilan mereka,” tuturnya.

Menurutnya, air bersih jadi kebutuhan utama masyarakat, sehingga pemerintah secepatnya harus mencarikan solusi.

“Pemerintah harus hadir, InsyaAllah kita kedepan bisa memberikan solusi, membangun koordinasi dengan pemerintah pusat agar penyediaan air bersih di Kota Palu tidak macet,” jelasnya.

Tak hanya air bersih, di huntara yang dibangun oleh Rumah Zakat ini pun para penyintas diberi waktu hingga Desember 2020 untuk menempati bilik huntara.

Hal ini tentunya harus menjadi perhatian pemerintah yang belum menuntaskan persoalan bantuan hunian bagi korban bencana mendekati akhir 2020. “Pemerintah harus punya solusi mengingat puluhan keluarga di Huntara Panggona adalah korban gempa dan berdomisili sebagai warga Kota Palu. Mereka tidak tahu akan kemana setelah ini dan keadaan seperti ini pemerintah harus hadir dan punya solusi untuk mereka,” ungkapnya.

FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga di Huntara Panggona, Haniah (58) mengucapkan terima kasih untuk Calon Walikota Palu, Imelda Liliana yang mau menemui penyintas di Huntara Panggona.

Keluhan utama pun sudah disampaikan dan mereka berharap Liliana bisa memberikan solusi bagi mereka penyintas bencana Palu yang kini tinggal menghitung bulan.

“Kita mau pindah dimana lagi, apalagi ini Corona, tidak ada pendapatannya kita lagi,” sebutnya.

Usai dari Huntara Panggona, Liliana pun melanjutkan kegiatannya dengan blusukan ke pemukiman warga di Kelurahan Nunu. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 23 times, 1 visits today)

News Feed