oleh

Pabrik Besi akan Dibangun di KEK Palu, Nilai Investasi Rp 6 Triliun

GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola menerima Mr Li, Ketua Asosiasi Smelter Cina bersama rombongan di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2020). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola menerima Mr Li, Ketua Asosiasi Smelter Cina bersama rombongan di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2020).

Gubernur didampingi Kepala DPM dan PTSP Sandra Tobondo, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Rudi Dewantoro, Karo Humas dan Protokol Haris Kariming, dan perwakilan Kadis ESDM.

Mr Li menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Longki yang sudah berkenan menerima kunjungannya dan melihat potensi yang ada di Sulteng sangat baik.

Mr Li menyampaikan jika Gubernur Longki memberikan dukungan pihaknya segera membangun pabrik besi di kawasan ekonomi khusus (KEK) Palu dengan nilai investasi sampai Rp 6 triliun dan diharapkan dapat berproduksi tahun 2021.

“Percayalah bapak gubernur kami sangat serius untuk berinvestasi di Sulteng. Perusahaan kami sudah diakui di dunia dan sudah bekerjasama dengan perusahaan besar di dunia,” katanya.

Gubernur Longki Djanggola menyampaikan terima kasih kepada Mr LI dan konsorsiumnya yang sudah datang untuk berinvestasi di Sulteng, khususnya di lokasi KEK.

“Kami sangat mendukung rencana ini dan akan memudahkan segala proses perizinannya,” katanya.

Gubernur mengatakan, KEK Sulteng sudah mendapat pengakuan secara nasional merupakan KEK terbaik di Indonesia.

“Kami pasti akan memberikan pelayanan kemudahan perizinan untuk berinvestasi di Sulawesi Tengah dengan harapan semoga pertengahan tahun 2021 sudah bisa berproduksi,” tuturnya.

Direktur PT Bangun Palu Sulteng, Mulhanan Tombolotutu mengatakan, animo berinvestasi di lokasi KEK Palu sangat tinggi, sehingga saat ini luas area KEK 1.500 hektare sudah habis.

“Rencana pembangunan pabrik besi di KEK oleh Mr Li akan terus kita dorong untuk lebih cepat berproduksi,” katanya. CAL

Silakan komentar disini…
loading...
(Visited 136 times, 1 visits today)

News Feed