oleh

JPU Hadirkan Empat Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Poso

ILUSTRASI

SultengTerkini.Com, POSO– Sidang kasus pencemaran nama baik Bupati Poso, Kolonel Marinir (Purn) Darmin A Sigilipu dengan terdakwa Novran Pakinde kembali digelar pihak Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) setempat, Selasa (29/9/2020).

Agenda sidang kedua yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Haryanta serta didampingi dua anggota majelis masing-masing Deni Lipu dan Muh Syakrani itu adalah mendengar keterangan empat orang saksi yang diajukan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bupati Poso selaku korban juga turut hadir menyaksikan sidang tersebut.

Dari keempat saksi yang diajukan pihak JPU pada umumnya membenarkan peristiwa pencemaran nama baik yang dilakukan oleh terdakwa melalui akun media sosialnya Facebook.

Dari uraian dakwaan pihak JPU, terdakwa sebelumnya pada 20 Februari 2020 dengan sengaja dan tanpa hak telah mendistribusikan informasi elektronik yang berkonten adanya unsur penghinaan atau penecemaran nama baik.

Hal ini bermula dari postingan saksi mengenai prestasi Pemerintah Kabupaten Poso yang masuk pada urutan ke 14 terkait data kawasan ekonomi menengah. Sayangnya, secara singkat terdakwa melalui akun Facebooknya justru membalas postingan tersebut dengan kalimat yang menyudutkan Bupati Poso serta terkesan menuduh Bupati Poso dengan hal-hal bersifat vulgar dan asusila.

Salah satu anggota Majelis Hakim, Muh Syakrani yang juga juru bicara PN Poso atas kasus itu mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada pekan depan atau tepatnya Selasa, 6 Oktober 2020, dengan agenda mendengar dua orang saksi ahli masing-masing ahli Informasi Transaksi Elektronik dan ahli bahasa.

Terdakwa sendiri dalam perkara itu diancam pasal 45 ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. FAI

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 56 times, 1 visits today)

News Feed