oleh

Kuasa Hukum Ari-Vivin akan Laporkan KPU Poso ke DKPP

TAUFIK D Umar, Kuasa Hukum pasangan bakal calon Bupati Poso Ari-Vivin. FOTO: FAIS/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, POSO– Pihak kuasa hukum Mohammad Syarif Rum Machmoed dan Vivin Baso Ali (Ari-Vivin), pasangan bakal calon bupati Poso yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk ikut pilkada akan melaporkan Komisi Pemilihan Umum setempat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP.

Sebelumnya KPU Poso juga telah dilaporkan oleh kuasa hukum pasangan Ari-Vivin ke Bawaslu setempat.

Melalui kuasa hukum Ari-Vivin, Taufik D Umar mengungkapkan, langkah atau upaya melaporkan KPU Poso ke DKPP tidak terlepas atas dugaan pelanggaran yang dinilai telah melanggar kode etik terkait sikap dalam memberikan pelayanan kepada para kandidat saat menggelar tahapan pendaftaran pada 4 hingga 6 September 2020.

“Yang jelas kami melihat dan mendapat bukti-bukti terkait netralitas pihak KPU Poso yang perlu dipertanyakan. Hal ini terhadap para bakal calon saat mendaftar sebagai pasangan bakal calon,” ungkap Taufik kepada jurnalis media ini, Senin (14/9/2020).

Taufik mengatakan, saat ini pihaknya masih menyusun laporan gugatan pelanggaran kode etik yang akan diajukan kepada pihak DKPP RI.

Dimana ada 15 formulir yang harus diisi terkait materi gugatan.

“Kita tunggu saja nanti, setelah semuanya rampung, langkah kami untuk melakukan DKPP terhadap KPU Poso pasti kami lakukan,” tegasnya.

Terkait bukti-bukti adanya indikasi pelanggaran kode etik oleh KPU Poso, Taufik mengaku, semua telah dimiliki.

Dimana bukti-bukti ini kata dia, semuanya akan dibuka jika terjadi proses sidang kode etik di DKPP RI.

“Kita tunggu saja,” urainya. FAI

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 42 times, 1 visits today)

News Feed