oleh

390 Ribu Murid di Sulteng Butuh Sosialisasi Agar Giat Menabung

ASISTEN Bunga Elim Somba pada acara pembukaan webinar gemar menabung dan sukses di usia muda bertempat di ruang video konferensi kantor gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (28/8/2020). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Sinergi aksi menabung merupakan salah satu implementasi dari Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung, dengan harapan mewujudkan kepemilikan rekening oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pelajar sekolah umum dan pelajar madrasah menjadi segmen potensial untuk mencapai target inklusi keuangan di atas 90 % pada tahun 2024 lewat program satu rekening satu pelajar (kejar).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Asisten Bunga Elim Somba pada acara pembukaan webinar gemar menabung dan sukses di usia muda bertempat di ruang vidcon kantor gubernur, Jumat (28/8/2020).

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK Perwakilan Sulawesi Tengah, BI, lembaga jasa keuangan, pendidikan dan mitra kerja yang telah mensupor kegiatan ini dalam rangka membagi inspirasi dan motivasi demi meraih sukses melalui budaya gemar menabung,” katanya.

Untuk itu, agar gemar menabung semakin membudaya di kalangan pelajar, maka diharapkan  dukungan sekolah, dan orangtua untuk terus mengedukasi serta menganjurkannya.

Dengan rajin menabung kata dia, diyakini akan berkorelasi dengan terbentuknya mental kedisiplinan, dan kegigihan dalam diri pelajar sebagai aset dasar mereka untuk meraih sukses dalam genggaman tangan.

Seperti peribahasa yang mengatakan “rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya” yang berarti bila suatu usaha dilakukan secara konsisten dan pantang menyerah, pasti akan menghasilkan hasil yang maksimal.

Direktur Utama Bank Sulteng, Rahmat Abdul Haris dalam sambutannya secara virtual menyatakan sangat bangga dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung.

Menurutnya, berdasarkan data, sebanyak 390.000 orang murid di Sulawesi Tengah yang memerlukan sosialisasi agar giat untuk menabung.

“Kami telah memiliki warung tabungan di Kabupaten Tolitoli. Hal yang penting saat ini bagaimana menyikapi suasana dalam masa pandemic Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Gamal Abd Kahar dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terlaksananya webinar dengan tagline “gemar menabung dan sukses dalam usia muda”.

Menurutnya, sinergi menabung baik di kota dan desa merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan minat dalam menabung.

Dia juga menyambut baik antusias para pelajar yang ikut webinar dan diharapkan  akan mendorong literasi dan inkluisi untuk menabung.

“Tingkat literasi dan inkluisi keuangan di Sulawesi Tengah sangat bagus. Untuk itu program ‘Kejar’ kiranya dirapatkan dan lebih dimaksimalkan,” ujarnya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 13 times, 1 visits today)

News Feed