oleh

Pemprov Sulteng Sembelih 166 Hewan Kurban

GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada panitia di halaman kantor gubernur, Sabtu (1/8/2020). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, pihak Pemerintah Provinsi (pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 166 ekor yang dipusatkan di halaman kantor gubernur setempat, Sabtu (1/8/2020).

Adapun rincian hewan kurban sebagaimana disampaikan Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial dan Kemasyarakatan Pemprov Sulteng, Sitty Zaenong dalam laporannya yang dibacakan Kepala Bagian Agama, Muhammad Zain mencakup 159 ekor sapi, enam ekor kambing dan satu ekor domba.

Adapun rinciannya seekor sapi sumbangan dari Presiden RI bertempat di Masjid Al Ikhlas Jalan Veteran Kelurahan Tanamodindi, 19 ekor sapi dari Gubernur Sulteng Longki Djanggola tersebar di wilayahnya, seekor sapi dari Wakil Gubernur Sulteng.

Selanjutnya seekor sapi dari Kanwil Kementerian Agama Sulteng, empat ekor sapi dari Sekretaris Provinsi Hidayat Lamakarate, 120 sapi dari dinas/ badan Pemprov Sulteng.

Gubernur Sulteng Longki Djanggola dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada organisasi perangkat daerah dan biro serta para penyumbang hewan kurban.

Menurut gubernur, penyembelihan hewan kurban setiap tahun sudah menjadi kewajiban seorang muslim muslimah yang mampu pada pada Hari Raya Idul Adha untuk merelakan sebagian harta dimilikinya sebagai realisasi ketaatan pada perintah Allah SWT sebagaimana dalam Al Quran Surah Al Kautsar ayat 1 dan 2 yang artinya “sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah”.

Ibadah kurban kata gubernur berarti upaya bertakarub yang merupakan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan kata lain inti ibadah kurban adalah menguji kesadaran dan sejauhmana segala pola pikir dan pola tindak benar-benar sejalan dengan perintah Allah dan menjauhi larangan-NYA.

Gubernur menambahkan, kurban hanyalah perlambang sebab yang terpenting ketulusan hati untuk melaksanakan ibadah sebagai tanda rasa syukur kepada Allah SWT.

“Untuk itu, janganlah kita melihat penyembelihan hewan kurban secara lahiriah saja, akan tetapi jauh di balik itu semua adalah hikmah yang terkandung di dalamnya. Kita sebagai ASN yang merupakan abdi negara dan abdi masyarakat sudah seharusnya menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat lainnya di mana kita berada. Jadikanlah momen Hari Raya Kurban 1441 Hijriah sebagai koreksi untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT,” katanya.

Usai sambutan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban secara simbolis kepada pengurus Masjid Darul Arqam, beberapa lembaga kesejahteraan sosial panti asuhan, fakir miskin dan kaum duafa serta cleaning service dan PHL lingkup kantor Gubernur Sulteng.

Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Longki Djanggola, Wakil Gubernur Rusli Dg Palabbi, Sekretaris Provinsi Hidayat Lamakarate, Staf Ahli Bidang SDM dan Pengembangan Kawasan Ikhwan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Faisal Mang, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Bunga Elim Somba, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial dan Kemasyarakatan Sitty Hasbia Zaenong, Kepala Biro Humas dan Protokol Haris kriming serta pejabat terkait lainnya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 19 times, 1 visits today)

News Feed