oleh

Empat Pasangan Terima Rekomendasi dari DPP Gerindra untuk Pilkada Serentak di Sulteng

KETUA DPD Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola foto bersama pasangan Darmin Sigilipu-Amjad Lawasa dan pasangan Sulianti Murad-Zainal Abidin Ali Hamu usai penyerahan surat rekomendasi dari DPP di kantornya Jalan Elang, Kota Palu, Selasa (28/7/2020). FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, PALU– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra resmi mengeluarkan rekomendasi bagi empat pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati (wabup) yang akan mengikuti pilkada serentak 9 Desember 2020 di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Penyerahan surat rekomendasi DPP itu dilakukan melalui Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola di kantornya Jalan Elang, Kota Palu, Selasa (28/7/2020) kepada empat pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati.

Keempat pasangan bakal calon kepala daerah itu yakni Ho Liliana Tumimomor dan Abudin Halilu (PDI-Gerindra) di Pilkada Morowali Utara.

Kemudian pasangan Sulianti Murad-Zainal Abidin Ali Hamu (Gerindra-PAN) di Kabupaten Banggai, pasangan Wenny Bukamo dan Ridaya Laode Ngkowe (Gerindra-PDIP) di Pilkada Banggai Laut.

Selanjutnya Darmin Sigilipu berpasangan dengan Amjad Lawasa (Gerindra-Golkar) untuk Pilkada Kabupaten Poso.

Untuk rekomendasi Pilkada Kabupaten Sigi, Tolitoli, Tojo Unauna, dan Kota Palu, masih menunggu dari DPP Gerindra.

Kepada sejumlah jurnalis, Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola mengatakan, keempat pasangan yang mendapat rekomendasi merupakan usulan dari dewan pimpinan cabang (DPC) di masing-masing daerah.

Menurutnya, saat ini rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP Gerindra baru lima yakni empat untuk kabupaten dan satu pilgub.

Untuk pilgub sendiri kata Longki Djanggola, Gerindra masih tetap mengusung pasangan Hidayat Lamakarate dan Bartholomeus Tandigala.

“Sedangkan yang lain sementara masih dalam proses penyelesaian. Semoga dalam waktu yang tidak lama rekomendasi itu sudah ada di tangan para kandidat,” katanya.

Dengan keluarnya rekomendasi itu, maka tugas badan seleksi selesai karena sudah mengakomodasi seluruh aspirasi dari DPC yang diteruskan ke DPP.

“Alhamdulillah, apa yang anda (DPC) usulkan itu juga yang kami teruskan ke DPP,” ujarnya.

Olehnya kata Longki Djanggola, setelah menerima rekomendasi dari DPP, maka tentu para kandidat sudah mulai harus bekerja lebih keras.

“Segera lakukan konsolidasi internal, konsolidasi antar partai pengusung, koalisi dan terbentuknya tim sukses atau pemenangan karena tim ini yang akan dilaporkan nanti di KPU. Tim ini yang paling resmi karena akan dilaporkan ke KPU, jangan dipandang enteng,” katanya.

Dia mengingatkan kepada partai koalisi jika bergerak di luar dari tim pemenangan itu bisa dianggap money politic.

“Tetapi jika anda bergerak melalui tim pemenangan yag diSK-kan, maka semua gerakan itu legal. Jadi beda itu, hati-hati, saya kasih ingat, jangan bermain api dan segala macamnya itu di luar dari tim pemenangan, karena itu akan mendapat sorotan khusus dari Bawaslu. Jadi karena koalisi partainya sudah cukup, maka sudah boleh membentuk tim pemenangan,” pungkasnya.

Olehnya dia berharap para kandidat dan tim pemenangan bisa bekerja lebih ekstra, menjaga kekompakan dan kebersamaan untuk memenangkan pilkada serentak nanti. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 282 times, 1 visits today)

News Feed