oleh

Mahasiswa STIE Tolitoli Paparkan 10 Program Kerja KKLP di Lelean Nono

MAHASISWA KKLP STIE Tolitoli foto bersama usai seminar di Desa Lelean Nono, Rabu (22/7/2020). FOTO: MARZUKI/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mujahidin Tolitoli angkatan XVII tahun 2020 menggelar seminar program kerja di Desa Lelean Nono.

Seminar yang dilaksanakan di aula Bumdes Desa Lelean Nono pada Rabu (22/7) malam itu didampingi Dosen Pembimbingnya, Yahya dan dihadiri Kepala Desa Lelean Nono, Irfan Lanni, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Bhabinkamtibmas, Aipda Kamil, para kepala dusun serta masyarakat setempat.

Dalam seminar, mahasiswa KKLP STIE memaparkan 10 program kerjanya yang akan dilaksanakan selama dua bulan di Desa Lelean yakni, melaksanakan sosialisasi peningkatan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui koperasi, melaksanakan pelatihan komputer terhadap siswa, membuat papan nama jalan dusun.

Selain itu juga melaksanakan Jumat sehat, mengajak masyarakat bersenam dan tetap menjaga pola hidup sehat.

Kemudian melaksanakan Jumat bersih, Gerakan 1.000 pohon alpukat, menggelar pengajian rutin setiap malam Jumat, pelatihan kerajinan tangan dengan cara daur ulang sampah plastik, melaksanakan berbagai lomba dalam rangka peringatan 17 Agustus 2020 dan akan melaksanakan pelatihan kepada pengurus Badan Usaha Milik Desa.

Selain 10 program tersebut, mahasiswa KKLP ini juga akan melaksanakan dua program usulan pemerintah desa, yaitu zikir akbar dalam rangka ulang tahun Desa Lelean Nono yang akan digelar pada Jumat 24 Juli 2020 dan membangun monumen sejarah Desa Lelean Nono.

Kepala Desa Lelean Nono, Irfan Lanni di awal sambutannya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKLP STIE Tolitoli bersedia melaksanakan KKLP di desa yang dipimpinnya saat ini.

“Saya atas nama pemerintah desa dan masyarakat berharap, semoga mahasiswa KKLP selama di desa kami dapat melaksanakan program kerjanya dengan baik serta dapat memberikan kesan-kesan baik kepada masyarakat,” katanya.

Irfan juga mengimbau seluruh aparat desanya agar membantu mahasiswa KKLP STIE menyukseskan program kerjanya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Yahya dalam sambutannya lebih banyak menitip pesan kepada mahasiswanya agar selama KKLP di Desa Lelean Nono selalu menjaga sikap dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

“Saya juga berharap kepada kepala desa, aparat desa dan masyarakat, jika ada hal-hal yang tidak sesuai dilakukan anak-anak mahasiswa kami, mohon ditegur,” pungkasnya. MRZ

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 50 times, 1 visits today)

News Feed