oleh

Angka Lakalantas Semester I-2020 di Sulteng Naik, 168 Orang Tewas

KABID Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Polisi Didik Supranoto

SultengTerkini.Com, PALU– Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada masa pandemi Covid-19 menunjukkan tren peningkatan.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Kombes Polisi Didik Supranoto kepada jurnalis, Rabu (22/7/2020).

Didik menjelaskan, berdasarkan analisa dan evaluasi perbandingan angka lakalantas semester I tahun 2020 mengalami peningkatan 6% dibanding semester I tahun 2019 yaitu 533 kasus laka lantas sedangkan 2020 terjadi 564 kasus.

Korban meninggal 168 jiwa atau naik 34%  dibandingkan tahun 2019 yaitu sebanyak 125 jiwa, korban luka berat 288 turun 7% dibandingkan tahun 2019 sebanyak 309 orang.

Sementara korban luka ringan 648 orang naik 19% dibandingkan tahun 2019 sebanyak 544 orang.

Demikian juga dengan kerugian materi akibat lakalantas naik 33% di angka Rp 2.028.900.000.

Laka tunggal tahun 2020 sebanyak 37 kasus atau naik 61% dengan korban meninggal 23 jiwa, luka berat sembilan, luka ringan 45 dan kerugian materi sebesar Rp 294.100.000.

Mantan Kapolres Kolaka ini juga menerangkan, tahun 2020 semester I terjadi 39 kasus tabrak lari dengan korban meninggal enam orang, luka berat 20, luka ringan 26 dan kerugian materi Rp 27.900.000.

Berdasarkan fungsi jalan, kecelakaan banyak terjadi di jalan arteri sebanyak 394 kasus, sedangkan berdasarkan status jalan laka lantas terbanyak terjadi di jalan provinsi ada 226 kasus, jalan kabupaten 180 kasus dan jalan nasional 123 kasus.

Kecelakaan banyak terjadi pada pukul 15.00-18.00 dan 18.00-21.00 masing-masing 112 kasus.

“Pelaku yang terlibat lakalantas didominasi usia 20-24 tahun sebanyak 73 orang, disusul usia 10-14 tahun 61 orang dan usia 15-19 tahun 58 orang,” tutur mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng itu.

Evaluasi terjadinya lakalantas ini disampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara terlebih saat ini musim penghujan yang mengakibatkan jalan licin, rawan longsor, banjir dan terjadinya kerusakan infrastruktur jalan, jembatan sehingga membahayakan pengguna jalan. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 33 times, 1 visits today)

News Feed