oleh

Bawaslu Sulteng Temukan Ribuan Pelanggaran dalam Verifikasi Faktual

ANGGOTA Bawaslu Sulawesi Tengah Divisi Pengawasan, Sutarmin. FOTO: NURLELA/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, PALU– Pihak Bawaslu Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat ada ribuan pelanggaran administrasi yang dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) saat melakukan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan.

Anggota Bawaslu Sulteng Divisi Pengawasan, Sutarmin mengatakan, pelanggaran administrasi dalam proses pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan bakal pasangan calon tersebut terjadi di Kabupaten Poso.

“Berdasarkan laporan teman-teman di Kabupaten Poso banyak sekali kesalahan administrasi dari teman-teman PPS. Kesalahan tersebut adalah kesalahan prosedur tata cara pelaksanaan verifikasi faktual,” kata Sutarmin kepada SultengTerkini.Com di kantornya, Selasa (21/7/2020).

Dia menjelaskan, kesalahan prosedur yang dimaksud adalah anggota PPS tidak profesional dalam melakukan tugasnya sebagai penyelenggara. Bahkan ada PPS yang terkesan mendukung salah satu pasangan calon.

“Ada laporan PPS bertindak sebagai layaknya LO. Begini saja bapak mendukung saja, bapak tanda tangan saja tidak apa-apa. Kalimat itu tidak boleh ada dalam penyelenggara pemilihan. Bertindak seakan-akan bagian dari tim pasangan calon,” jelasnya.

Pelanggaran lain lanjut Sutarmin, terkait pencatutan nama dukungan dalam daftar dukungan calon perseorangan.

Banyak warga yang mengeluh tidak pernah memberikan KTP untuk tujuan mendukung salah satu pasangan calon, tetapi namanya masuk dalam daftar dukungan.

“Ribuan kasus itu paling banyak adalah KTP yang dicatut. Misalnya, KTP saya ada dalam daftar pendukung, tapi saya tidak pernah merasa pernah memberikan KTP saya untuk dukungan itu,” ujarnya.

Dia mengatakan, di Sulteng ada empat kabupaten yang memiliki pasangan bakal calon perseorangan yakni Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Sigi dan Banggai.

Dari empat daerah tersebut belum ada pasangan calon yang memenuhi syarat pencalonan.

“Tahapan verifikasi faktual sudah tahap rekapitulasi di KPU. Dari hasil pengawasan belum ada satupun pasangan calon perseorangan yang memenuhi syarat dukungan,” ucapnya. NUR

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 36 times, 1 visits today)

News Feed