oleh

Perindo Sulteng Tolak Klaim Usung Anwar Hafid-SPS

KETUA Garda Rajawali Perindo Sulawesi Tengah (Sulteng), Andri Gultom (paling kanan) bersama Ketua DPW Partai Perindo Sulteng, Clemens Efraim (tengah) dan Wakil Ketua DPW Perindo Sulteng, Danil Tulandi dalam satu kegiatan. FOTO: DOK PRIBADI

SultengTerkini.Com, PALU– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Tengah (Sulteng) menolak klaim bahwa partainya mengusung pasangan Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (SPS) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur setempat, 9 Desember 2020 mendatang.

Juru bicara DPW Perindo Sulteng, Andri Gultom menegaskan, berdasarkan Surat Pernyataan Dukungan (SPD) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Perindo mengusung pasangan Nurmawati Dewi Bantilan-Clemens Efraim Musa.

SPD DPP Perindo tersebut bernomor: 005/SPD/DPP PARTAI PERINDO/III/2020 tertanggal 6 Maret 2020 yang ditandatangani Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo dan Sekretaris Jenderal Ahmad Rofiq.

“Sampai saat ini Perindo masih memegang SK untuk mengusung ibu NDB (Nurmawati Dewi Bantilan) dan pak Clemens Efraim Musa (CEM) di Pilgub Sulteng,” tegas Andri Gultom saat dihubungi jurnalis SultengTerkini.Com, Kamis (16/7/2020) malam.

Menurut Andri Gultom yang juga Ketua DPW Garda Rajawali Perindo Sulteng itu, pernyataan DPW PAN Sulteng telah mengantongi dukungan Perindo untuk mengusung Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said untuk bertarung di Pilkada Sulteng 2020, hanya spekulasi tanpa dasar yang kuat.

“Itu kemungkinan bentuk kegalauan, karena pasangan Anwar-Pasha masih mencari dukungan parpol untuk mendaftar di KPU. Dalam artian Perindo belum mengeluarkan surat apapun berkaitan dengan dukungan kepada pasangan calon lain selain ibu NDB,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Perindo Sulteng, Clemens Efraim Musa yang dihubungi terpisah, juga membantah klaim tersebut.

Karena menurutnya, hingga saat ini Perindo bersama Demokrat dan partai lain masih dalam tahap lobi-lobi politik.

“Tidak benar. Karena sampai sekarang semua masih dalam ruang lobi-lobi dan Pak Anwar Hafid belum keluar dari ruang itu,” ucapnya.

Ditanya peluang Anwar Hafid mendapatkan restu partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut, Clemens Efraim Musa hanya menjawab, ruang komunikasi politik masih terbuka lebar.

“Sama dengan peluang kandidat lain. Peluang di beberapa partai lowongan masih terbuka lebar. Kami membuka peluang itu untuk benar-benar berusaha menemukan putra terbaik Sulteng yang betul mampu membawa Sulteng menjadi daerah yang lebih baik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam proses penjaringan bakal calon, Perindo tidak mengacu pada hasil survei elektabilitas.

Karena menurutnya, popularitas bisa diciptakan melalui kampanye media secara masif.

“Kami tidak melihat survei karena survei bisa dikondisikan, popularitas bisa diciptakan. Kami bisa menggunakan semua kekuatan media untuk mengangkat popularitas,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mengusung pasangan Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (SPS) untuk bertarung pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua DPW PAN Sulteng, Oscar R Paudi yang dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut.

SK DPP PAN itu bernomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/148/VI/2020 tertanggal 30 Juni 2020 yang ditandatangani dan bermaterai oleh Zulkifli Hasan selaku Ketua umum dan Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno.

Oscar Paudi mengklaim, pasangan Anwar Hafid-Sigit Purnomor Said saat ini mengantongi sembilan kursi dan telah memenuhi syarat minimal dukungan untuk maju dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulteng.

Sembilan kursi yang dimaksud Oscar Paudi itu yakni, PAN dua kursi, Demokrat empat kursi, Perindo dua kursi, dan satu kursi PPP.

“Sudah (cukup) sembilan kursi, Demokrat, PAN, PPP dan Perindo, menyusul PDIP dan Golkar. Sekarang kita menunggu tahapan pendaftaran di KPU,” ujarnya. NUR

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 1.152 times, 1 visits today)

News Feed