oleh

Polisi Tangkap Residivis Spesialis Pembobolan Rumah 18 TKP di Palu

ANGGOTA Polsek Palu Barat di Kota Palu, Sulawesi Tengah berhasil menangkap spesialis kasus pembobolan rumah dengan menggunakan kunci duplikat. FOTO: POLSEK PALU BARAT

SultengTerkini.Com, PALU– Anggota Polsek Palu Barat di Kota Palu, Sulawesi Tengah berhasil menangkap spesialis kasus pembobolan rumah dengan menggunakan kunci duplikat.

Pria berinisial OW alias Okta (31) itu menjadi tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) setelah anggota Polsek Palu Barat menerima laporan pembobolan rumah di Jalan Tolambu pada Selasa (14/7/2020) pukul 17.00 Wita.

Tersangka OW diamankan berdasarkan laporan polisi Nomor: Lp/B/116/VII/2020/sulteng/res palu/sektor palbar.

Kapolres Palu, AKBP Moch Sholeh mengatakan, penangkapan terhadap OW dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi bahwa ada pelaku pencurian yang tertangkap tangan oleh warga sedang melakukan pencurian.

Kemudian Kapolsek Palu Barat, Iptu Umar bersama anggotanya segera ke tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan pelaku dan menggiringnya ke Mapolsek Palu Barat untuk dinterogasi.

“Pelaku ini merupakan residivis dalam kasus yang sama, modusnya membongkar rumah korban dengan menggunakan kunci duplikat,” jelas Kapolres Moch Sholeh, Rabu (15/7/2020).

Kapolres Moch Sholeh mengatakan, dari hasil pengembangan dan interogasi, tersangka OW mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 18 TKP di wilayah Kota Palu.

18 TKP itu diantaranya di Jalan Cemangi, Labu, Malaya, I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Pengawu, Kelurahan Palupi, Kelurahan Mamboro, Jalan Samudera, Jalan Sungai Gumbasa.

Selain itu, tersangka juga melakukan aksi kejahatannya di delapan lainnya wilayah Kelurahan Tondo.

Dia mengatakan, pihaknya sudah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni sebuah tas, empat laptop, tiga kipas angin, lima tabung gas 3 kilogram, sebuah tape mobil, dua speaker, sebuah kamera digital.

Kemudian ada pula barang bukti sebuah dap air, sebuah CPU, sebuah monitor komputer, empat kunci L, sebuah obeng plat, satu dompet, 79 kunci duplikat, dan satu modem WiFi.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” tegas mantan Kapolres Banggai itu. HAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 319 times, 1 visits today)

News Feed