oleh

JMK-Oxfam Diharap Bantu Pemkot Palu untuk Pengembangan Ekonomi Masyarakat

WALI KOTA Palu Hidayat menerima kunjungan Jejaring Mitra Kemanusiaan-Oxfam bersama rombongan di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2020). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Wali Kota Palu Hidayat menerima kunjungan Jejaring Mitra Kemanusiaan (JMK)-Oxfam bersama rombongan di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan keberadaan Forum Kelompok Rentan Desa/kelurahan di Kota Palu yang difasilitasi oleh JMK-Oxfam sebagai respon bencana Sulteng 2018 silam.

Dalam pertemuan itu, Walikota Hidayat menginginkan agar tidak berhenti sampai disini saja, namun JMK-Oxfam sebagai NGO betul-betul membantu pemerintah dalam mengawal keberadaan forum kelompok rentan tersebut.

Walikota mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya mewujudkan misi ketiga Pemerintah Kota (Pemkot) Palu yakni “Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri Berbasis Iptek Bagi Kemandirian Ekonomi Kerakyatan”.

Dia menyarankan agar kelompok rentan tersebut membentuk kelompok usaha beranggotakan maksimal lima orang dengan jenis usaha apapun untuk dianggarkan tahun 2021.

“Orientasi kita saat ini ke ekonomi mikro. Bukan hanya alat kita akan kasih, tapi bahan bakunya juga kita kasih,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Palu sudah melakukan perjanjian tiga hal dengan pihak Alfamidi yaitu pertama, setiap Alfamidi dibangun di Palu, harus ada dua kontainer yang diberikan.

“Sudah lebih 30 kontainer lalu diberikan yang kita letakkan di Silae. Namun semua dihantam tsunami saat itu. Padahal kita akan peruntukkan untuk para pelaku UMKM,” ungkapnya.

Perjanjian kedua, yaitu semua produk lokal Kota Palu yang sesuai dengan standar Alfamidi agar dipasarkan ke seluruh gerai Alfamidi di Indonesia, dan ketiga adalah renovasi Taman Nasional depan Gedung Juang yang nantinya juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

“Kalau Taman Nasional sudah rampung, kita akan pindahkan ina-ina yang di pinggir jalan itu ke Taman Nasional. Di situ juga akan ada panggung untuk para pegiat seni melakukan kegiatan,” katanya.

Oleh karena itu, Walikota Hidayat berharap agar JMK-Oxfam betul-betul mengawal kelompok rentan yang akan membentuk kelompok usaha tersebut sampai mereka mandiri.

“Besar harapan saya, jangan tinggalkan mereka ini. Kita akan lakukan evaluasi perkembangan kelompok usaha. Apabila sudah jalan usahanya, tolong dievaluasi apa kendalanya sampai mereka mandiri,” harap Walikota Hidayat.

Dia juga berkomitmen bahwa Pemkot Palu akan selalu hadir, apabila dibutuhkan sentuhan-sentuhan guna perkembangan kelompok usaha yang telah dibentuk. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 12 times, 1 visits today)

News Feed