oleh

Dispar se Sulteng Diminta Buat Program Selama New Normal

KOLAM renang Hotel Amazing, salah satu tempat pariwisata di Kota Palu, Sulawesi Tengah yang selalu diminati warga. FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, PALU– Dalam rangka membangkitkan kembali geliat pariwisata selama masa new normal, Dinas Pariwisata (Dispar) se Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta membuat program pemulihan pariwisata.

Kepala Dispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya menjelaskan, program tersebut dilakukan sesuai kearifan lokal masing-masing daerah dengan harapan sektor pariwisata menggeliat kembali setelah ditutup selama kebijakan penanganan Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Masing-masing daerah buat program dan timelines sesuai kearifan lokal daerahnya,” jelasnya kepada media ini, Selasa (7/7/2020).

Adapun program dimaksud, di antaranya In City Activation yang berlangsung selama Juni hingga Juli 2020.

Dalam program tersebut, diharapkan masyarakat memanfaatkan fasilitas pariwisata dalam kota, seperti mengunjungi tempat kuliner, gedung bioskop, spa, museum dan tempat-tempat rekreasi atau hiburan lainnya.

Program selanjutnya adalah Staycation digelar selama Agustus hingga September 2020.

Dari program tersebut, Nyoman berharap masyarakat sudah mulai memanfaatkan waktu liburnya untuk menginap di hotel menikmati kafe atau restoran, kolam renang serta fasilitas yang ada di hotel.

“Selanjutnya program Roadtrip selama Oktober hingga November 2020. Harapan dari program ini, masing-masing daerah memiliki paket wisata dalam kota atau antar destinasi antara daerah di Sulteng,” jelasnya.

Terakhir, program Epic Sale selama Desember 2020 hingga memasuki awal tahun 2021.

Dari program ini, diharapkan pemerintah daerah mulai melakukan promosi wisata antar provinsi dengan sasaran wisatawan nusantara serta merencanakan promosi mancanegara untuk thn 2021.

Adapun sasaran selama program tersebut adalah wisatawan domestik dengan mengusung tagline #diIndonesiaAja. Sedangkan tagline untuk skala provinsi yakni  #diSultengAja.

Demi menghindari adanya penularan di lokasi wisata, Nyoman berharap Dispar se Sulteng menyosialisasikan tentang protokol kesehatan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya sangat berharap semua dispar kabupaten dan kota turut menyosialisasikan atau membuat simulasi melalui video tentang stand operasional procedural Protokol Kesehatan Pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentnya mengangkat kearifan lokal sebagai promosi pariwisata,” pungkasnya. MAD

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 35 times, 1 visits today)

News Feed