oleh

Aktivis Soroti Tambang Ilegal di Soppeng Berkedok Cetak Sawah, Polisi Sebut Sudah Ditertibkan

AKTIVITAS tambang ilegal di Sungai Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng yang berkedok cetak sawah. TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI

SultengTerkini.Com, LALABATA- Aksi tambang ilegal berkedok pencetakan sawah meresahkan masyarakat di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Aktivis Lembaga Investigasi Nasional Independen (LINI), Andi Miras Irawan mengungkapkan, izin yang diberikan pemerintah hanyalah pencetakan sawah, di sekitaran Sungai Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata.

“Dari informasi yang dihimpun di lapangan, jika material yang dia angkut itu dibawa ke tempat stone crusher, lalu dijual. Itukan dikomersilkan materialnya,” kata Andi Miras, Rabu (8/7/2020).

Di lokasi sendiri, ada alat berat berupa ekskavator beroperasi dan mobil pengangkut silih berganti masuk ke area.

Modus pencetakan sawah sang pemilik tambang diduga hanya akal-akalan semata.

Sebab sejak aktivitas pengerukan dimulai beberapa bulan lalu, belum ada tanda-tanda kalau daerah yang dikeruk akan dijadikan sawah.

“Masa sudah beberapa bulan dikeruk belum berbentuk sawah, ini bukan percetakan sawah, ini hanya akal-akalan saja, sementara yang terjadi saat ini bukan pencetakan sawah, melainkan tambang ilegal,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Amri yang dikonfirmasi menyebutkan jika pihaknya telah melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal di sekitaran Sungai Sewo yang dimaksud.

“Sepengetahuan kami tambang tersebut sudah tidak beroperasi, sebab kami sudah melakukan penertiban. Namun ketika laporan ini benar, kami akan tertibkan kembali,” katanya.

(sumber: tribunnews.com)

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 11 times, 1 visits today)

News Feed