oleh

KPU Palu: Calon PPDP Wajib Ikut Rapid Test Covid-19

KETUA KPU Kota Palu, Agussalim Wahid. FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, PALU– Di masa pandemi Covid-19, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu melakukan sejumlah tahapan perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menjelang pemilihan serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Walikota dan Wakil Walikota Palu tahun 2020.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid mengatakan, syarat untuk PPDP adalah berusia 50 tahun dan minimal 20 tahun.

Hal ini kata dia, menjadi ketentuan secara nasional dari KPU RI setelah dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Dengan pertimbangan kelompok usia ini karena mereka dinilai tidak rentan terpapar dan dianggap memiliki daya tahan tubuh yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, seluruh PPDP nantinya diwajibkan mengikuti rapid test sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk jaminan bagi masyarakat agar tidak perlu takut bertemu dengan petugas ketika pencocokan dan penelitian atau coklit,” tegasnya.

Proses pemeriksaan rapid test menurut dia, akan dilakukan setelah PPDP ditetapkan dan telah melewati bimbingan teknis atau tepat sebelum tahapan coklit dimulai.

“Dengan itu juga akan langsung melakukan penggantian jika ada yang terpapar Covid-19 sebagaimana masukan Dinas Kesehatan setempat yang menilai hal itu sebagai langkah antisipasi. Meskipun rapid test kemudian belum sepenuhnya bisa dijadikan acuan untuk status bebas tidaknya seseorang dari Covid 19,” tuturnya.

Dia menuturkan, tahapan perekrutan PPPD untuk pilkada serentak saat ini sudah dimulai sejak 24 Juni 2020.

Pendaftaran PPDP dilakukan di masing-masing PPS tingkat kelurahan. Jumlah PPDP yang akan direkrut disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Karena mereka lebih mengenal situasi dan orang-orang di daerahnya masing-masing, sehingga proses coklit bisa lebih mudah dilakukan,” pungkasnya. */CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 22 times, 1 visits today)

News Feed