oleh

Bupati Touna Ingatkan Jenazah Belum Positif Jangan Dimakamkan Sesuai Protap Covid-19

BUPATI Tojo Una-Una Mohammad Lahay. FOTO: MOH SAFA’AD/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, AMPANA– Bupati Tojo Una-Una (Touna) Mohammad Lahay mengingatkan agar jenazah Covid-19 yang belum dinyatakan positif berdasarkan hasil swab agar tidak dimakamkan berdasarkan prosedur tetap (protap).

Hal itu diungkapkan Bupati Touna untuk menjawab keluhan beberapa keluarga pasien yang meninggal dunia dan dimakamkan berdasarkan protap Covid-19 belum lama ini.

Untuk diketahui, ada dua pasien dalam pengawasan atau PDP di Touna yang meninggal dunia dengan hasil rapid testnya reaktif itu, namun dimakamkan berdasarkan protap Covid‐19.

“Saat pertemuan yang membahas soal Covid-19 saya sudah mengingatkan kepada Dinas Kesehatan agar tidak memakamkan jenazah secara protap Covid-19 jika jenazah tersebut belum positif berdasarkan hasil swab,” ungkap Bupati Mohammad Lahay, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, meskipun pasien tersebut bestatus orang dalam pemantauan (ODP) atau PDP, jika hasil rapid tesnya reaktif lantas meninggal dunia tidak perlu dimakamkan sesuai protap Covid-19.

Hal ini sangat beerdampak kepada jenazah dan keluarganya.

“Seharusnya pasien yang belum positif itu dipulangkan saja kepada keluarganya dan dimakamkan seperti biasa agar pihak keluarga memakamkannya secara syariat jika pasien itu beragama Islam, karena jika dimakamkan secara protap Covid-19 kasihan juga pasien tidak dimakamkan secara syariat,” tuturnya.

Namun kata dia, untuk jenazah Covid-19 meninggal dunia kemarin dirinya sudah mengonfirmasi kepada petugasnya, bahwa yang dimakamkan itu secara syariat.

Olehnya dirinya menegaskan lagi, jika ada pasien yang hasil rapid testnya reaktif lantas meninggal dunia tidak perlu dimakamkan secara protap Covid-19. SAF

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 28 times, 1 visits today)

News Feed