oleh

Huntap di Desa Lero Tatari Donggala Mulai Dibangun

PEMBANGUNAN hunian tetap di Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah resmi dimulai, Senin (15/6/2020). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Bupati Donggala Kasman Lassa melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah hunian tetap (huntap) oleh Palang Merah Indonesia (PMI) setempat yang merupakan bantuan langsung dari masyarakat Kabupaten Klaten Jawa Tengah, di Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue, Senin (15/6/2020).

Dimana huntap yang akan dibangun sebanyak 40 dan pada peletakan batu pertama tersebut Bupati Donggala didampingi Ketua PMI Donggala, unsur forum komunikasi pimpinan daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, Kabag Ekonomi, Kabag Kesra, Kabag Humas, Camat Sindue, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Donggala dan Kepala Desa Lero Tatari.

Wakil Bupati Donggala Mohammad Yasin selaku Ketua PMI Donggala dalam sambutannya menyampaikan bahwa PMI adalah organisasi yang tertua di dunia, selalu berupaya untuk melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

Kegiatan terkait dengan kebencanaan merupakan salah satu kegiatan yang juga dilaksanakan oleh PMI seperti pasca bencana alam pada 28 September 2018 yang membutuhkan juga peran PMI.

Sehingga kata dia, dengan adanya musibah bencana alam gempa bumi dan tsunami tersebut masyarakat Kabupaten Donggala mendapat perhatian dari masyarakat luar Sulawesi Tengah seperti yang diberikan oleh masyarakat Kabupaten Klaten untuk pembangunan huntap.

Di akhir sambutannya, Ketua PMI berterima kasih atas bantuan tersebut dan berharap pembangunan huntap dapat terselesaikan dengan cepat agar dapat digunakan oleh masyarakat penerima manfaat.

Sementara Itu, Bupati Donggala Kasman Lassa dalam sambutannya mengatakan, latar belakang pindahnya huntap yang dulunya di Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa sekarang pindah di Desa Lero Tatari Kecamatan Sindue dikarenakan terkait dengan situasi dan kondisi.

Dimana masyarakat Lero Tatari sudah cukup lama tinggal di tenda akibat bencana alam gempa bumi dan sunami pada 28 September 2018 lalu.

Menurutnya, pembangunan huntap tersebut sebenarnya sudah setahun lalu harus tuntas, tetapi karena menghadapi kondisi Covid-19 maka menjadi terhambat.

“Ini semua merupakan kehendak Allah SWT. Untuk itu, kita harus menerimanya tetapi kita juga harus selalu berdoa agar semuanya bisa pulih kembali, dan InsyaAllah pembangunan huntap yang ada sekarang akan dipercepat,” tuturnya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 50 times, 1 visits today)

News Feed