oleh

Jadi Pintu Masuk Wisatawan, Labuan Jadi Desa Binaan DPKPLH

KEPALA Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tojo Unauna, Mohammad Agfar Patanga saat memberikan arahan kepada warga Desa Labuan, Jumat (12/6/2020). FOTO: MOH SAFA’AD/SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, AMPANA– Sebagai desa yang menjadi pintu masuk para wisatawan mancanegara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Unauna (Touna) mulai menerapkan program kebersihan kota.

Penerapan program kebersihan kota dimulai dari Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo yang dijadikan salah satu desa binaan pertama dalam program kebersihan kota oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Touna.

“Untuk penerapan kebersihan kota yang dimulai dari Desa Labuan, Dinas DPKPLH telah membagikan puluhan tong sampah di rumah-rumah warga. Hal ini sebagai upaya untuk pengurangan pembuangan sampah plastik sembarangan tempat, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan tempat, apalagi Desa Labuan adalah desa yang berada di pesisir pantai,” ungkap Kepala DPKPLH Touna, Mohammad Agfar Patanga saat membagikan puluhan tong sampah kepada warga Desa Labuan, Jumat (12/6/2020).

Kebesihan kota kata dia, adalah target utama DPKPLH mengingat Kabupaten Tojo Unauna adalah daerah pariwisata, sehingga program kebersihan kota dimulai dari Desa Labuan.

“Dan kami menjadikan Desa Labuan sebagai desa binaan kebersihan kota, karena menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Olehnya dia berharap kepada masyarakat Desa Labuan agar tertib dalam membuang sampah mengingat desa ini sebagai desa binaan.

Karena menurutnya, sampah jika dibuang di tempat yang sembarangan hasilnya akan tidak baik, apalagi untuk kesehatan.

“Kita berharap agar masyarakat Desa Labuan betul-betul mengelola sampah dengan baik, sebab ini akan menjadi desa percontohan, kita belajar mengurangi sampah plastik mulai dari rumah tangga sendiri,” katanya. SAF

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 88 times, 1 visits today)

News Feed