oleh

Tim Surveillance Kota Palu Identifikasi 159 Warga Berstatus OTG

Dokter Rochmat Jasin Ketua Surveillance Pemerintah Kota (Pemkot) Palu (kanan) saat jumpa pers didampingi Kepala Bagian Humas Pemkot Palu, Goenawan, Rabu (10/6/2020) malam. FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Adanya 16 warga di Kota Palu, Sulawesi Tengah yang menyandang status positif Covid-19 membuat tim Surveillance setempat berupaya melakukan tracking atau pelacakan orang yang kontak erat dengan belasan pasien tersebut.

Hasilnya, ada 159 orang yang masuk dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG), sementara yang hasil rapid testnya reaktif ada tujuh orang dan lima orang langsung masuk pondok perawatan Wisma Haji Kota Palu, dua orang lainnya melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan RS Wirabuana Palu.

Pondok perawatan Wisma Haji Kota Palu saat ini menampung 34 orang warga dengan status OTG.

Selain warga yang kontak dengan pasien positif Covid-19, sebagian mereka yang menjalani perawatan adalah warga yang melintas di pos perbatasan Kota Palu yang hasil rapid testnya reaktif.

Dokter Rochmat Jasin selaku Ketua Surveillance Kota Palu, Rabu (10/6/2020) malam mengatakan, pihaknya terus melakukan penelusuran terhadap warga yang sempat kontak erat dengan 16 pasien positif Covid-19 di Kota Palu, termasuk yang menghadiri acara pisah sambut Danrem 132/Tadulako serta yang sempat kontak dengan Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo bersama dua rekannya.

“Untuk kasus ibu Ratna Dewi Pettalolo masih kita telusuri, pasalnya yang bersangkutan sudah di Palu sejak tiga bulan lalu, ini butuh kecermatan untuk melakukan tracking,” jelas dr Rochmat Jasin.

Untuk sementara, dari hasil tracking tim Surveilance Kota Palu pada kasus Ratna Dewi Pettalolo, ditemukan tiga anggota Bawaslu di Sulteng yang hasil rapid testnya reaktif, mereka saat ini dirawat di Pondok perawatan Wisma Haji Kota Palu.

Sementara untuk mengantisipasi penuhnya pondok perawatan wisma Haji, Pemkot Palu sudah memanfaatkan pondok perawatan Rusunawa Pantoloan.

Tahap pertama per tanggal 10 Juni 2020, Rusunawa Pantoloan Ova sudah merawat empat warga dengan status OTG.

Mereka kata dia, adalah pelaku perjalanan yang masuk Kota Palu terdeteksi reaktif saat dirapid test di pos perbatasan.

“Empat warga pelaku perjalanan yang reaktif hasil rapid testnya sudah dirawat di Rusunawa Pantoloan Ova mulai hari ini,” kata Kabag Humas Pemkot Kota Palu, Goenawan menambahkan. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 84 times, 1 visits today)

News Feed