oleh

Dua ODP di Palu Dinyatakan Sembuh Total

WALI KOTA Palu, Hidayat datang langsung ke pondok perawatan Asrama Haji menyampaikan ucapan selamat sekaligus menyerahkan surat hasil swabnya kepada dua ODP yang telah dinyatakan sembuh total, Selasa (2/6/2020) malam. FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Dua pasien yang terkonfirmasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dirawat di pondok perawatan Asrama Haji di Kota Palu, Sulawesi Tengah dinyatakan sembuh total setelah hasil swabnya dinyatakan negatif atau non reaktif.

Wali Kota Palu, Hidayat datang langsung ke pondok perawatan Asrama Haji menyampaikan ucapan selamat sekaligus menyerahkan surat hasil swabnya kepada dua ODP yang telah dinyatakan sembuh total, Selasa (2/6/2020) malam.

Ikut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema, ketua tim survailens dr Rohmat bersama Tim Satgas Covid-19 dan para dokter serta perawat yang selama ini bertugas.

Adapun kedua pasien ODP yang dinyatakan sembuh tersebut berinisial KA (40) dan EA (25).

Untuk KA menjalani perawatan sejak 20 Mei 2020 dan EA dirawat mulai 22 Mei 2020.

Walikota Hidayat menyampaikan selamat kepada keduanya karena telah berhasil melewati masa karantina di pondok perawatan orang tanpa gejala (OTG) dan ODP Wisma Haji.

Dia mengatakan, selama menjalani perawatan semua dilayani dengan semua kebutuhan terpenuhi hingga hasil swabnya keluar dan dinyatakan negatif atau non reaktif.

Hal ini berarti dari 50 pasien OTG dan ODP yang dirawat di pondok perawatan wisma haji semuanya berhasil dirawat dengan baik, termasuk pada kedua pasien ini yang telah sembuh.

“Jadi kami menyampaikan ucapan selamat ya kepada saudara KA dan EA yang telah melewati proses yang panjang hingga benar-benar dinyatakan sembuh dan silakan beraktivitas seperti sediakala, namun dengan tetap menaati protokol kesehatan,” katanya.

Hal yang sangat disyukuri bahwa saat ini sudah tidak ada lagi pasien OTG dan ODP yang dirawat di pondok perawatan asrama haji.

Akan tetapi kata dia, semua petugas Covid-19 tetap bersiap selalu mengantisipasi pasien baru yang masuk. Namun yang diharapkan semoga tidak ada lagi yang masuk dirawat.

Yang perlu selalu diwaspadai kata dia adalah pelaku perjalanan, sehingga kuncinya di semua pos perbatasan harus tetap dijaga dengan ketat warga yang mau masuk ke Kota Palu harus bisa menunjukkan surat keterangan sehat dan hasil negatif Covid-19 dan menyertakan surat keterangan dari kepala desa atau lurah atau pejabat pemerintah terkait lainnya dan memiliki KTP.

Tentunya kata dia, untuk pelaku perjalanan dari wilayah yang dianggap zona merah Covid-19 seperti Kabupaten Buol, Tolitoli, Morowali, Morowali Utara dan daerah lainnya yang tujuan Kota Palu, ber KTP Palu dan tidak mempunyai surat keterangan sehat dan rapid tes, maka akan dirapid tes di tenda pemeriksaan secara gratis.

“Hanya saja bila hasil rapid tes reaktif (+) akan diarahkan langsung ke tempat perawatan wisma haji,” kata Walikota Hidayat.

Sementara itu, baik KA dan EA menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat tinggi di hadapan Walikota Palu dan Tim Satgas Covid-19 dan para medis yang dengan sabar merawat dan menyediakan semua kebutuhan selama menjalani perawatan hingga keluar hasil swab negatif dan dinyatakan sembuh sembari berharap pandemi Covid 19 secepatnya berlalu dari Kota Palu dan Sulteng. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 41 times, 1 visits today)

News Feed