oleh

Hari ke 29 Operasi Ketupat di Sulteng, 19 Orang Tewas Lakalantas

Ilustrasi kecelakaan. ©2017 Merdeka.com

SultengTerkini.Com, PALU– Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2020 yang dimulai 24 April 2020 hingga hari ke 29 mencapai 61.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng, Kombes Polisi Kingkin Winisuda selaku Kepala Satuan Tugas Daerah (Kasatgasda) Operasi Ketupat Tinombala 2020 mengatakan, 61 kasus lakalantas di Sulteng tersebut mengakibatkan 19 orang meninggal dunia.

“Kemudian korban luka berat 26 orang dan luka ringan 77 orang, dengan kerugian materi sebesar Rp 303.450.000,” kata Kingkin kepada jurnalis media ini, Sabtu (23/5/2020).

Mantan Kapolres Pemalang, Jawa Tengah itu mengatakan, jumlah lakalantas tertinggi terjadi di wilayah hukum Polres Banggai, Polres Tolitoli, Polres Donggala, dan Polres Morowali sebanyak delapan kasus.

Peringkat kedua angka lakalantas tertinggi di Sulteng berada di wilayah hukum Polres Sigi tujuh kasus, serta Polres Parigi Moutong dengan enam kasus di posisi ketiga.

Kinking menuturkan, jenis kendaraan yang terlibat kecelakaan didominasi oleh sepeda motor.

Untuk usia pelaku dan korban lakalantas paling banyak dari umur 16-20 tahun.

“Sebagian besar pelaku lakalantas tidak memiliki SIM, begitupun korban juga tidak memiliki SIM

Dia berharap warga di wilayahnya tetap menaati instruksi pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 yakni bekerja dari rumah, ibadah dari rumah, belajar dari rumah, physical dan social distancing. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 32 times, 1 visits today)

News Feed