oleh

Polsek Bahodopi Tangkap Pencuri Emas

KAPOLSEK Bahodopi, Iptu Zulfan saat memperlihatkan barang bukti perhiasan emas yang dicuri pelaku, Selasa (19/5/2020). FOTO: POLSEK BAHODOPI

SultengTerkini.Com, MOROWALI– Upaya pelarian Eko alias Wahyu yang tinggal di Desa Keurea, Kecamatan Bohodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah usai melakukan pencurian pada Sabtu (16/5/2020) tidak berlangsung lama.

Aparat Polsek Bahodopi yang dipimpin Iptu Zulfan berhasil membekuknya pada Ahad (17/5/2020) tanpa perlawanan saat pelaku itu berada di indekosnya.

“Pelaku bernama Eko alias Wahyu, warga Desa Keurea, Kecamatan Bohodopi,” kata Kapolsek Bahodopi, Iptu Zulfan yang dikonfirmasi jurnalis, Selasa (19/5/2020) malam.

Dia mengatakan, kasus pencurian itu terjadi pada Sabtu (16/5/2020) sekira pukul 09.30 Wita di sebuah tempat jasa pencucian pakaian Jalan Trans Sulawesi, Desa Keurea.

Adapun barang yang dicuri yakni tiga buah cincin emas dan satu buah gelang emas.

Kapolsek Zulfan mengatakan, kronologisnya pelaku awalnya datang ingin mencuci pakaiannya di tempat milik korban.

Ketika pelaku masuk ke dalam tempat pencurian, korban tidak berada di tempat. Melihat kesempatan itu, timbullah niat jahat pelaku yang kemudian masuk ke dalam kamar.

Saat berada dalam kamar, pelaku melihat ada tas yang berisi dompet tergantung di belakang kulkas. Selanjutnya pelaku membuka dompet tersebut lalu mengambil barang berharga milik korban berupa tiga cincin dan satu gelang emas.

Setelah itu pelaku keluar lewat pintu belakang, tidak berselang lama korban datang dari arah pintu depan, disusul tersangka yang juga muncul lewat pintu depan dan mengatakan kepada korban bahwa ada pakaiannya yang ingin dicuci.

Selanjutnya pelaku menulis namanya di buku catatan dengan nama Wahyu lalu meninggalkan tempat pencucian pakaian itu.

Setelah pelaku pergi, korban kemudian masuk ke dalam kamar dan melihat tas miliknya dalam keadaan terbuka, setelah diperiksa korban mendapati dompet miliknya juga dalam keadaan terbuka dan emas yang disimpan korban sudah tidak ada alias hilang dicuri. Saat itu korban hanya curiga dengan pelaku yang datang mencuci pakaian tadi.

Atas kejadian itu, korban lalu melapor ke Mapolsek Bahodopi.

Usai menerima laporan itu, keesokan harinya yakni pada Ahad (17/5/2020), Kapolsek Bahodopi memimpin pencarian terhadap pelaku.

Bermodalkan ciri-ciri pelaku yang disebutkan oleh korban yakni seorang pria berbadan besar memiliki tato di lengan kanan dan mengaku bernama Wahyu sebagaimana tercatat dalam buku catatan pelanggan.

Setelah diselidiki, polisi akhirnya meringkus pelaku di sebuah indekos tidak jauh dari lokasi kejadian.

Setelah diinterogasi oleh Kapolsek Bahodopi, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya mencuri emas tersebut milik korban yang dikuatkan dengan adanya bukti kwitansi penjualan emas dari tangannya.

“Emas tersebut telah dijual tersangka di salah satu pedagang di Pasar Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur seharga Rp 4.050.000, selanjutnya emas tersebut disita oleh penyidik Reskrim Polsek Bahodopi sebagai barang bukti,” tutur.

Atas perbuatannya itu, pelaku ditahan di Mapolsek Bahodopi dan dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Dia menambahkan, pengakuan tersangka melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi apalagi semenjak bebas dari penjara atas kasus penganiayaan pada bulan Agustus 2019 tersangka belum mendapatkan pekerjaan tetap.

“Tersangka hanya bekerja sebagai buruh bangunan, ditambah lagi dengan adanya wabah Virus Corona ini tersangka sulit untuk mendapatkan pekerjaan,” tutur mantan Kapolsek Paleleh, Polres Buol itu. IKB

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 26 times, 1 visits today)

News Feed