oleh

Cegah Corona, Pintu Masuk Tolitoli Ditutup Total Selama 14 Hari

BUPATI Tolitoli Moh Saleh Bantilan saat memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Covid-19 di aula kediamannya, Jumat (27/3/2020). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli di Sulawesi Tengah akan menutup total seluruh pintu masuk khususnya melalui jalur darat selama 14 hari mulai Senin (30/3/2020) pukul 00.00 Wita.

Hal ini diungkapkan Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan saat rapat koordinasi di aula kediamannya, Jumat (27/3/2020) yang dihadiri Sekretaris Kabupaten Mukadis Syamsudin, Dandim 1305/BT Letkol Inf Gunarto, Danlanal Letkol Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, dan Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko.

Selain itu hadir pula Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nuralam, Kepala Kementerian Agama Mukhlis, Kasat Pol PP Samsu, Direktur RSUD Mokopido dr Daniel, Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Tolitoli Abdurrahman dan seluruh instansi terkait.

Bupati Saleh Bantilan mengatakan, jalur transportasi darat yang ditutup yakni perbatasan Tolitoli-Kabupaten Buol, perbatasan Tolitoli-Kabupaten Donggala, dan Tolitoli-Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara untuk jalur transportasi laut, pihak Pemkab Tolitoli menutup pelabuhan Dede dan pelabuhan feri.

Sedangkan untuk jalur udara atau melalui Bandara Sultan Bantilan di Lalos, Bupati Tolitoli mengizinkan penerbangan dua hari sekali, itupun seluruh penumpang harus diperiksa kesehatan dan suhu tubuhnya.

“Penutupan jalur keluar masuk transportasi ini adalah langkah preventif untuk pencegahan Covid-19. Jangan nanti sudah ada yang terjangkit baru ambil tindakan, itu salah,” kata Bupati Saleh Bantilan.

Dia meminta kepada Satgas Covid-19 Tolitoli agar setiap wilayah perbatasan menyiapkan sarana alat pengukur suhu tubuh untuk mendeteksi indikasi gejala terinfeksi Virus Corona. MRZ

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 106 times, 1 visits today)

News Feed