oleh

Lima Pintu Masuk Poso Diperketat Antisipasi Penularan Covid-19

BUPATI Poso, Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu. FOTO: DOK SULTENGTERKINI.COM

SultengTerkini.Com, POSO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso di Sulawesi Tengah mengambil langkah strategis guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 atau Virus Corona agar tidak masuk ke wilayahnya.

Meski sejauh ini belum ada warga Poso yang dinyatakan positif terpapar Covid-19, namun sebagai salah satu daerah transit di Sulawesi Tengah, pemkab setempat mulai memberlakukan penjagaan ketat di lima titik wilayah perbatasan.

Hal itu disampaikan Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu usai memimpin rapat pembentukan gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 dengan melibatkan seluruh instansi terkait, Senin (23/3/2020) malam.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi agar Covid-19 tidak meluas hingga ke Kabupaten Poso, maka pemkab setempat akan memperketat penjagaan di lima titik wilayah perbatasan.

Menurutnya, semua orang yang masuk dari luar Poso akan diperiksa kesehatannya di wilayah perbatasan dengan menggunakan alat pendeteksi dini Covid-19.

“Memang sampai saat ini kita masih berupaya memesan alat tes atau rapid tes Corona. Namun untuk sementara ini pemeriksaan dilakukan dengan cara biasa yaitu mendeteksi suhu dan kesehatan warga yang akan masuk ke Poso,” ujarnya.

Lima titik perbatasan yang akan diblokade dengan penjagaan ketat masing-masing Desa Tumora Kecamatan Poso Pesisir Utara, yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Parigi Moutong. Kemudian wilayah Kecamatan Pamona Selatan (Pendolo) berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Selatan.

Desa Pancasila Kecamatan Pamona Timur berbatasan dengan Kabupaten Morowali Utara, Desa Malei Lage berbatasan dengan Kabupaten Tojo Unauna, serta wilayah Dongi-Dongi Lore Utara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sigi.

“Selain petugas kesehatan, lima titik lokasi perbatasan ini juga akan dibantu oleh aparat gabungan TNI-Polri yang bersama-sama petugas medis kita melakukan pelayanan memeriksa kesehatan setiap pengunjung yang datang,” katanya.

Sebagai salah satu daerah transit di Sulteng, Poso menurut Darmin menjadi wilayah rentan terhadap penyebaran Virus Corona.

“Karena setiap hari banyak orang dari luar kabupaten yang melintas di Poso, karena itu kita melakukan pencegahan sedini mungkin agar terhindar dari paparan Virus Corona,” imbuhnya.

Untuk menanggulangi ancaman Covid-19 ini, Pemkab Poso juga tengah menyediakan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar yang berasal dari APBD setempat.

“Untuk awalnya kita akan menyediakan anggaran Rp 1,5 miliar untuk penanganan Covid-19. Jumlah ini akan ditambah sambil melihat perkembangan dan kebutuhan yang ada,” tuturnya.

Bupati juga mengimbau agar warga di wilayahnya mengikuti instruksi pemerintah dengan tidak menggelar kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak dan senantiasa menjaga jarak dengan orang lain serta menggunakan masker hingga batas waktu ditentukan. FAI

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 792 times, 1 visits today)

News Feed