oleh

Dua Ahli Buaya Asal Australia Ikut Tangkap B3 di Palu

SALAH satu ahli buaya asal Australia, Chris Wilson mengecek persiapan alat tangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/2/2020). FOTO: JEMMY

SultengTerkini.Com, PALU– Dua ahli atau pemerhati buaya asal negara Australia, Matt Wright dan Chris Wilson akhirnya turun tangan dalam penangkapan dan penyelamatan buaya berkalung ban (B3) di sungai Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kedua warga negara asing itu juga resmi dilibatkan dan masuk dalam tim Satgas Penanganan Satwa Buaya Berkalung Ban yang dibentuk oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng.

Ketua Tim Satgas yang juga Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sulteng, Haruna kepada sejumlah jurnalis, Senin (10/2/2020) mengatakan, pihak BKSDA Sulteng telah membentuk tim satgas berdasarkan Surat Keputusan Nomor: SK.219/BKSDAST/TU/I/2020 tertanggal 31 Januari 2020.

Dia membenarkan jika Matt Wright dan Chris Wilson, dua ahli buaya asal Australia ikut membantu dalam menyelamatkan buaya berkalung ban di Palu setelah berkonsultasi dengan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Oleh karenanya keduanya diperkenankan segera bergabung dalam tim yang sudah terbentuk saat ini,” katanya.

Haruna menjelaskan, saat ini tim satgas sedang mempersiapkan kembali peralatan serta strategi yang ada dengan bantuan para ahli, sehingga dapat memaksimalkan waktu untuk segera melakukan penanganan terhadap buaya berkalung ban.

Adapun unsur yang dilibatkan dalam tim satgas sesuai surat tugas resmi dari Kepala BKSDA Sulteng yakni BKSDA Sulteng dan Nusa Tenggara Timur, Polairud, Matt Wright, dan Chris Wilson.

“Untuk waktu operasi saat ini tim belum menentukan sampai kapan operasi akan berlangsung dan kemungkinan diputuskan setelah Matt Wright tiba dari Jakarta untuk bergabung bersama tim satgas,” pungkas Haruna. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 1.914 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed